Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tapak Suci Menuju Panggung Dunia

Iklan Landscape Smamda
Tapak Suci Menuju Panggung Dunia
Tapak Suci Menuju Panggung Dunia
Oleh : Prof. Triyo Supriyatno Kader Utama Tapak Suci Putra Muhammadiyah Pimda 027 Kota Malang
Agenda Besar Transformasi 2026–2031

Muktamar XVI jangan sampai berhenti sebatas agenda seremonial pergantian kepemimpinan atau penyusunan draf program kerja normatif. Forum tertinggi ini harus melahirkan cetak biru berupa tujuh agenda strategis Transformasi Tapak Suci periode 2026–2031:

  • Transformasi Tata Kelola: Membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data digital terpadu.
  • Transformasi Kaderisasi: Menyusun sistem kaderisasi berjenjang yang adaptif guna melahirkan sosok pendekar yang sekaligus berkapasitas sebagai pemimpin.
  • Transformasi Prestasi: Mengintegrasikan implementasi sport science, pusat pelatihan terpadu, metode talent scouting ilmiah, dan pembinaan atlet berkelanjutan.
  • Transformasi Digital: Mengembangkan ekosistem database anggota, platform pembelajaran interaktif, sertifikasi digital, serta optimalisasi komunikasi global.
  • Transformasi Ekonomi: Membangun unit usaha mandiri dan ekosistem industri olahraga Tapak Suci yang dikelola secara profesional serta berkelanjutan.
  • Transformasi Internasional: Memperluas penetrasi jaringan global dan mengukuhkan posisi Tapak Suci sebagai salah satu wajah utama pencak silat Indonesia di dunia.
  • Transformasi Dakwah: Meneguhkan posisi Tapak Suci sebagai instrumen dakwah Muhammadiyah melalui jalur pendidikan karakter, misi kemানুsiaan, perdamaian, dan pemberdayaan masyarakat.
Dari Semarang Menuju Panggung Dunia

Muktamar XVI di Semarang pada akhirnya harus dibaca sebagai sebuah jembatan sejarah yang menghubungkan dua sisi. Di satu sisi, terdapat bentangan masa lalu yang sarat akan nilai perjuangan, keteladanan, dan keluhuran tradisi.

Di sisi lain, terhampar masa depan yang penuh dengan tantangan sekaligus peluang baru. Di tengah-tengah jembatan tersebut, berdiri generasi hari ini.

Kitalah yang memegang kendali penuh untuk menentukan apakah jembatan ini akan membawa Tapak Suci melompat menuju masa depan, atau justru membuat kita terasing dan berhenti di tempat.

Tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia” menitipkan satu pesan ideologis yang besar: jangan pernah kehilangan akar identitas ketika kita sedang berlari mengejar masa depan.

Tapak Suci harus tetap menjadi Tapak Suci yang kita kenal—tetap berkarakter, tetap berakhlak mulia, tetap memegang identitas kemuhammadiyahan, dan tetap menjunjung tinggi nilai luhur pencak silat.

Namun, pada saat yang sama, kita harus memiliki keberanian untuk bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional dalam tata kelola, mandiri secara finansial, adaptif terhadap perkembangan teknologi AI, unggul dalam capaian prestasi, serta terbuka terhadap pergaulan dunia.

SMPM 5 Pucang SBY

Semarang dapat menjadi titik tolaknya. Dari kota inilah Tapak Suci harus melangkah lebih jauh. Dari bumi Indonesia, Tapak Suci bergerak menuju panggung dunia. Dan dari dunia, Tapak Suci kembali untuk menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, rajutan persaudaraan, serta perdamaian sejati.

Sebab, pendekar sejati bukanlah mereka yang memiliki pukulan paling kuat di gelanggang, melainkan mereka yang paling mampu mengendalikan kekuatannya demi menghadirkan kemaslahatan bagi semesta.

Itulah makna terdalam dari sebuah perjalanan panjang: Berakar tradisi, berpikir modern, berdiri mandiri, dan bergerak mendunia.

Selamat melaksanakan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Dari Semarang kita menanam masa depan, dari Tapak Suci kita membangun manusia, dan dari Indonesia kita mendunia.***

Revisi Oleh:
  • Notonegoro - 07/08/2026 22:15
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu