Sebanyak 420 murid kelas XII SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo mengikuti try out Tes Kemampuan Akademik (TKA), Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah memetakan kemampuan akademik siswa sebelum menghadapi pelaksanaan TKA 2026.
Melalui hasil try out, sekolah tidak hanya mengukur kemampuan awal peserta didik, tetapi juga menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat melalui Program Intensif Belajar (PIB).
Wakil Kepala Smamda Sidoarjo Bidang Kurikulum, Alful Musrifah, menjelaskan bahwa pelaksanaan try out dilakukan secara bertahap.
Mata pelajaran wajib telah diujikan pada Jumat sebelumnya, sedangkan pelaksanaan kali ini difokuskan pada mata pelajaran pilihan sesuai peminatan masing-masing murid.
“Try out ini akan kami laksanakan setiap bulan hingga mendekati pelaksanaan TKA. Insyaallah, setiap murid akan mengikuti tiga sampai empat kali try out sebagai bagian dari evaluasi Program Intensif Belajar (PIB),” ujarnya.
Menurut Alful, hasil try out menjadi acuan bagi guru untuk mengetahui kemampuan setiap murid sehingga pendampingan belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Koordinator Program Intensif Belajar (PIB), Endang Ikhtiardi, menegaskan bahwa try out perdana merupakan tahap pemetaan kemampuan akademik siswa.
“Ini bukan sekadar simulasi ujian. Kami ingin memperoleh data awal kemampuan setiap murid sebelum masuk pembelajaran yang lebih intensif,” jelasnya.
Berdasarkan hasil tersebut, sekolah akan memperkuat pendampingan melalui Program Intensif Belajar yang dilaksanakan dua kali setiap pekan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan penguasaan materi sekaligus membiasakan siswa menghadapi karakteristik soal Tes Kemampuan Akademik.
Pelaksanaan try out bekerja sama dengan lembaga Akademik sebagai penyedia perangkat tes.
Soal yang digunakan merupakan soal TKA tahun 2025, sehingga peserta dapat mengenali pola, karakteristik, dan tingkat kesulitan soal yang diperkirakan tidak jauh berbeda dengan TKA tahun ini.
Dalam pelaksanaannya, seluruh murid mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Selain itu, setiap siswa mengerjakan dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan rencana studi yang telah ditentukan sebelumnya.
“Setiap murid memiliki kombinasi mata pelajaran pilihan yang berbeda. Penentuannya sudah melalui angket sesuai minat dan rencana studi mereka,” ujar Endang.
Melalui rangkaian try out yang akan berlangsung hingga mendekati pelaksanaan TKA, Smamda Sidoarjo berharap kemampuan akademik setiap murid terus meningkat.
Sekolah menargetkan hasil terbaik dalam TKA sebagai bekal siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus mempertahankan tradisi prestasi akademik yang selama ini telah diraih.





0 Tanggapan
Empty Comments