Uji publik hafalan Al-Qur’an menjadi salah satu rangkaian utama dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Program Unggulan SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan momentum awal Tahun Baru Hijriah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap siswa yang telah menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an melalui program tahfidz sekolah.
Acara diawali dengan uji publik hafalan Al-Qur’an yang dipandu oleh Ustaz M. Nurul Dhuha dan Ustaz Veris selaku mudir Rumah Tahfidz Al-Qur’an. Para peserta menunjukkan kemampuan hafalannya di hadapan tamu undangan, orang tua, guru, dan hadirin yang hadir. Dalam sesi tersebut, peserta diminta melanjutkan ayat-ayat Al-Qur’an serta menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para penguji.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngadiluwih Hendi Ramadani, S.Pt., beserta jajaran pimpinan Muhammadiyah, komite sekolah, paguyuban wali murid, dan orang tua wisudawan.
Dalam sambutannya, Hendi Ramadani mengapresiasi para peserta yang telah menyelesaikan berbagai tahapan pembinaan tahfidz, mulai dari proses menghafal, tasmi’, hingga munaqasyah. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kesungguhan belajar siswa, dukungan keluarga, serta pendampingan guru dan pembimbing tahfidz selama proses pembelajaran berlangsung.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Moch. Safi’i, M.Pd., menyampaikan bahwa wisuda tahfidz bukanlah akhir dari proses menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, para siswa perlu terus menjaga hafalan dan menambah hafalan secara berkelanjutan.
“Wisuda tahfidz bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur’an, melainkan awal untuk menjaga, murojaah, dan terus menambah hafalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi perkembangan anak. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membiasakan pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Perwakilan wali murid, Natan Marheinis Purwangsari, turut menyampaikan kesan dan pesan mewakili orang tua wisudawan. Ia mengaku bersyukur atas proses pembinaan yang telah dijalani anak-anak selama mengikuti program tahfidz di sekolah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada guru dan pembimbing yang mendampingi para siswa hingga mampu menyelesaikan target hafalan yang telah ditetapkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan pembimbing yang telah membimbing anak-anak hingga menyelesaikan target hafalan,” tuturnya.
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia memberikan doorprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dalam sesi uji publik. Selain itu, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa dengan capaian terbaik dalam program tahfidz.
Penghargaan hafalan Al-Qur’an juz terbanyak diraih oleh Yasmin Sidqia R. Adapun penghargaan nilai terbaik Tasmi’ Al-Qur’an diraih oleh Nafis Syarif M.A., penghargaan nilai terbaik Munaqasyah Al-Qur’an diraih oleh Dzakaria Yamin S., sedangkan penghargaan peserta termuda hafiz Al-Qur’an diraih oleh Dzakir Syahfaza.
Kegiatan wisuda tahfidz ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan pembelajaran Al-Qur’an sebagai salah satu program unggulan. Melalui program tersebut, siswa dibimbing untuk meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an sejak usia sekolah dasar.
Sebagaimana firman Allah Swt. dalam QS. Fatir ayat 29, “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur’an), melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.”
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para wisudawan dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments