Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Analogi Pohon: Begini Cara Merawat Lembaga PAUD ABA Percontohan Bojonegoro

Iklan Landscape Smamda
Analogi Pohon: Begini Cara Merawat Lembaga PAUD ABA Percontohan Bojonegoro
Foto peningkatan kompetensi pendidik PAUD ABA PERCONTOHAN Bojonegoro (sinta fitriani/PWMU.CO)
pwmu.co -

PAUD ABA Percontohan Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya. Salah satu bentuk upayanya adalah dengan menggelar kegiatan peningkatan kompetensi pendidik yang diadakan rutin setiap pekan di musholla sekolah, Jl. Dr. Sutomo No. 59 Bojonegoro, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan kali ini menghadirkan Muhammad Yahya, S.Pd. sebagai narasumber dengan materi bertema “Cara Merawat Lembaga Bagaikan Merawat Sebuah Pohon.” Sebanyak 17 guru dari TPA, KB, dan TK mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Kepala PAUD ABA Percontohan Bojonegoro Dwi Anjarwati, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan kompetensi ini menjadi wadah penting bagi para guru untuk memperluas wawasan dan memperdalam pengetahuan mereka.

“Untuk meningkatkan kualitas layanan lembaga, maka perlu peningkatan kualitas pendidiknya. Salah satunya dengan memberikan bekal ilmu melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Lima Unsur Penting dalam Analogi Pohon

Dalam paparannya, Muhammad Yahya menjelaskan bahwa lembaga pendidikan dapat diibaratkan seperti sebuah pohon yang membutuhkan lima hal utama agar dapat tumbuh dengan baik, yaitu air, pupuk, matahari, perawatan, dan obat.

1. Air

Air merupakan sumber kehidupan. Ia bersifat sejuk dan menenangkan. Dalam konteks lembaga, air diibaratkan sebagai sifat spiritual seseorang.

“Air ini bisa berupa sering membaca al-Qur’an, karena al-Qur’an mampu menenangkan pikiran dan menyejukkan hati,” jelasnya.

2. Pupuk

Pupuk memang terasa pahit, namun penting untuk pertumbuhan. Ia menggambarkan ilmu pengetahuan dan peraturan.

“Banyak orang tidak suka diajak pelatihan atau belajar, padahal pengalaman pahit itulah yang membuat kita kuat dan cerdas,” ujarnya.

Ia menambahkan pesan penting:

“Jika tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka harus sanggup menahan perihnya kebodohan.”

SMPM 5 Pucang SBY

3. Matahari

Matahari bersifat panas, namun memberikan kekuatan. Begitu pula dengan tantangan hidup.

“Rasa sakit yang pernah dirasakan berulang kali akan menjadi pengalaman berharga. Ia melatih kita untuk lebih kuat menghadapi ujian berikutnya,” imbuhnya.

4. Perawatan

Perawatan diibaratkan sebagai bentuk manajemen lembaga dengan rumus POAC: Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Activating (Pelaksanaan), dan Controlling (Pengawasan)

Perawatan diri juga penting, mencakup perawatan fisik, pikiran, hati, dan rumah.

“Membersihkan hal-hal yang kotor akan memperlancar sistem kerja kita sehari-hari,” jelas Yahya.

5. Obat

Obat berfungsi melindungi dari hama. Dalam diri manusia, hama itu berupa sifat malas, tidak punya rencana, dan tanpa cita-cita.

 “Obat terbaik adalah shalat wajib, tahajud, membaca al-Qur’an, sedekah, dan berbakti kepada orangtua. Semua itu mampu membersihkan diri dari penyakit hati,” pesannya.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi ini diakhiri dengan refleksi bersama. Para guru menyadari bahwa menjaga semangat spiritual, disiplin belajar, dan manajemen yang baik merupakan kunci utama dalam menumbuhkan lembaga pendidikan yang unggul.

Dengan semangat “merawat pohon”, para pendidik PAUD ABA Percontohan Bojonegoro bertekad terus menumbuhkan lembaga mereka agar semakin kokoh, rindang, dan memberi manfaat bagi masyarakat. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu