Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara, menggelar Lokakarya Sekolah Unggul selama dua hari, Senin–Selasa (24–25/8/2026). Kegiatan ini membekali guru dengan strategi pengembangan lembaga melalui penguatan branding, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), strategi sekolah juara, dan Global Class Program.
Lokakarya tersebut diikuti oleh unsur pendidik di lingkungan Asy-Syifa’. Kegiatan dirancang tidak hanya untuk memberikan motivasi, tetapi juga memperkuat wawasan, berbagi pengalaman, serta menyusun rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan dalam pengembangan sekolah dan pesantren.
Empat tema utama menjadi fokus pembahasan dalam lokakarya, yakni branding sekolah, PPDB, Strategi Sekolah Juara, dan Global Class Program. Keempatnya dinilai penting untuk membangun identitas lembaga, meningkatkan kepercayaan masyarakat, mendorong prestasi peserta didik, serta memperluas orientasi pendidikan.
Lokakarya juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dari para narasumber. Ustaz AB MugTea dan Ustaz Agus Suroyo membagikan wawasan berdasarkan pengalaman mereka dalam mengembangkan sekolah yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan hingga mampu melakukan pembenahan dan berkembang menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Asy-Syifa’ dalam menyusun langkah strategis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lembaga.
Dorong Kolaborasi Seluruh Unsur Sekolah
Wakil Kepala Sekolah, Heri Puspito, menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, ilmu dan strategi yang diperoleh selama lokakarya perlu ditindaklanjuti melalui penerapan dalam proses pendidikan di sekolah.
“Mari kita wujudkan SMP Asy-Syifa sebagai sekolah yang memiliki branding kuat dan menjadi tujuan utama orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur sekolah dalam mendukung perkembangan peserta didik. Menurutnya, kerja bersama diperlukan agar peserta didik dapat berkembang dan meraih prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Dengan kolaborasi kita, insyaallah anak-anak SMP Asy-Syifa akan menjadi sang juara, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” imbuhnya.
Melalui lokakarya tersebut, Asy-Syifa’ berupaya menyatukan pemahaman dan langkah para pendidik dalam mengembangkan lembaga. Strategi yang dibahas tidak hanya diarahkan pada penguatan citra sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas program dan daya saing pendidikan.
Berpijak pada Visi Rabbany–Modern–Entrepreneur
Pengembangan lembaga pendidikan Asy-Syifa’ diarahkan melalui visi “Rabbany–Modern–Entrepreneur”. Visi tersebut menjadi pijakan dalam membangun pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta kemandirian dan jiwa kewirausahaan.
Melalui lokakarya Sekolah Unggul, berbagai gagasan dan strategi yang diperoleh diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program yang lebih konkret. Implementasi tersebut membutuhkan kolaborasi, evaluasi, dan pendampingan secara berkelanjutan agar hasil lokakarya tidak berhenti pada ruang pelatihan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo dalam memperkuat kualitas pengelolaan pendidikan. Dengan penguatan strategi dan kolaborasi seluruh unsur sekolah, Asy-Syifa’ diharapkan dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments