Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Mamsaka ke Arab Saudi, Alumni Buka Wawasan Siswa ATCP soal Kuliah di Timur Tengah

Iklan Landscape Smamda
Dari Mamsaka ke Arab Saudi, Alumni Buka Wawasan Siswa ATCP soal Kuliah di Timur Tengah
Alumni Mamsaka Bagikan Peluang Kuliah di Arab Saudi, Perkuat Jaringan Pengembangan Kelas ATCP (Wahidul Qohar/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dua alumni Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran yang kini menempuh pendidikan tinggi di Arab Saudi kembali berbagi pengalaman kepada siswa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Mamsaka memperkuat jejaring pendidikan internasional untuk mendukung pengembangan Arabic Tahfidz Class Program (ATCP).

Kegiatan bertajuk “Alumni Mamsaka Menuju Kuliah di Arab Saudi” tersebut berlangsung di Masjid Sa’ad Al Ujairi, Senin (10/8/2026). Hadir sebagai narasumber Ustaz M. Yufa Abdi Pratama, mahasiswa Universitas Taif, Arab Saudi, dan Ustaz Mirza Auliaur Rahman, mahasiswa Universitas Qassim, Arab Saudi.

Keduanya berbagi pengalaman mengenai perjalanan pendidikan, kehidupan sebagai mahasiswa di Arab Saudi, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan siswa yang memiliki keinginan melanjutkan studi ke perguruan tinggi di luar negeri.

Membuka Wawasan tentang Kuliah di Arab Saudi

Dalam kegiatan tersebut, siswa Mamsaka mendapatkan gambaran mengenai peluang pendidikan tinggi di Arab Saudi, termasuk informasi mengenai program beasiswa yang dapat dimanfaatkan calon mahasiswa sesuai persyaratan masing-masing perguruan tinggi.

Selain biaya pendidikan, sejumlah program beasiswa juga dapat menyediakan fasilitas pendukung bagi mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian siswa karena memberikan gambaran bahwa kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri dapat dipersiapkan sejak bangku madrasah.

Para alumni juga membagikan pengalaman mengenai kehidupan mahasiswa di Arab Saudi. Lingkungan akademik yang menggunakan Bahasa Arab menjadi salah satu pengalaman yang relevan bagi siswa ATCP yang sejak di Mamsaka mendapatkan pembelajaran Bahasa Arab secara intensif.

Kesempatan menempuh pendidikan di Arab Saudi juga memberikan pengalaman keislaman yang berbeda. Mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan akademik dan masyarakat yang menggunakan Bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari.

Persiapan Dimulai Sejak Madrasah

Selain berbagi pengalaman, Yufa dan Mirza memberikan sejumlah kiat bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi Arab Saudi.

Siswa didorong untuk mulai mempersiapkan kemampuan Bahasa Arab, mencari informasi perguruan tinggi dan jurusan yang sesuai, memahami persyaratan pendaftaran, serta menyiapkan dokumen sejak jauh hari.

Persiapan tersebut dinilai penting karena proses melanjutkan pendidikan ke luar negeri membutuhkan perencanaan. Siswa tidak hanya perlu memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan bahasa, administrasi, dan mental untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Bagi Mamsaka, kehadiran alumni yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di Arab Saudi menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperoleh informasi berdasarkan pengalaman langsung. Jejaring tersebut juga dapat dikembangkan menjadi ruang pendampingan bagi siswa yang nantinya ingin mengikuti jejak para alumni.

SMPM 5 Pucang SBY

Perkuat Jejaring Pengembangan ATCP

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ATCP Mamsaka. Program yang memadukan pembelajaran Bahasa Arab dan tahfidz Al-Qur’an tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik selama berada di madrasah, tetapi juga memberikan bekal bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Jejaring alumni yang telah menempuh pendidikan di perguruan tinggi Timur Tengah menjadi salah satu modal bagi Mamsaka untuk memperluas akses informasi pendidikan internasional.

Melalui jaringan tersebut, siswa dapat memperoleh informasi mengenai perguruan tinggi, peluang beasiswa, proses pendaftaran, hingga pengalaman kehidupan akademik dari alumni yang telah menjalaninya secara langsung.

Keberadaan Yufa di Universitas Taif dan Mirza di Universitas Qassim juga menunjukkan adanya jejak lulusan Mamsaka yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pengalaman keduanya diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih dekat kepada siswa mengenai peluang yang dapat mereka perjuangkan setelah menyelesaikan pendidikan di Mamsaka.

Libatkan Allah dalam Setiap Proses

Dalam kesempatan tersebut, Mirza juga mengingatkan siswa agar tidak hanya mengandalkan kemampuan dan usaha ketika mengejar cita-cita pendidikan. Menurutnya, setiap ikhtiar perlu disertai doa dan ketergantungan kepada Allah SWT.

“Selalu libatkan Allah dalam setiap upaya yang kalian lakukan. Karena tidak ada yang mustahil bagi Allah,” pesan Mirza.

Pesan tersebut menjadi penguat bagi siswa untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Kemampuan Bahasa Arab, prestasi akademik, kelengkapan administrasi, serta informasi mengenai perguruan tinggi dapat dipersiapkan secara bertahap.

Bagi Mamsaka, kegiatan berbagi pengalaman bersama alumni menjadi salah satu langkah untuk menghubungkan proses pembelajaran di madrasah dengan cita-cita pendidikan siswa setelah lulus.

Dengan memperkuat jejaring alumni dan membuka akses informasi pendidikan internasional, Mamsaka berupaya menjadikan ATCP tidak hanya sebagai program penguatan Bahasa Arab dan tahfidz Al-Qur’an, tetapi juga sebagai bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di luar negeri. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 12/08/2026 01:24
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu