Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua AUM PCM Tulangan Perkuat Sinergi Pendidikan melalui MoU Kelas Santri

Iklan Landscape Smamda
Dua AUM PCM Tulangan Perkuat Sinergi Pendidikan melalui MoU Kelas Santri
Saifuddin Zuhri , M.Pd Kepala SD Muhdelta dan Hizbullah Hatta, M.Pd Mudir MBS SMP Mulia penanda tanganan MOU Kelas Santri. Photo Tim Media PCM Tulangan / PWMU.CO
pwmu.co -

Sinergi pendidikan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah terus diperkuat melalui kolaborasi antarsatuan pendidikan.

Dua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah PCM Tulangan, yakni SD Muhammadiyah 8 Tulangan (SD Mudelta) dan MBS SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (MBS SMP Mulia), secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) terkait pelaksanaan dan penguatan program Kelas Santri.

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Humas SMP Mulia, Kamis (6/8/2026). Kesepakatan tersebut diwakili langsung oleh Kepala SD Muhammadiyah 8 Tulangan, Syaifuddin Zuhri, M.Pd., sementara dari pihak MBS SMP Muhammadiyah 5 Tulangan diwakili oleh Mudir MBS, Ustadz Hizbullah Hatta, M.Pd.

Kesepakatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesinambungan pendidikan antarsatuan pendidikan Muhammadiyah.

Namun, Kelas Santri bukanlah program yang baru dimulai. Ustadz Hizbullah Hatta, M.Pd., menjelaskan bahwa program tersebut telah berjalan selama beberapa tahun sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara SD Muhammadiyah 8 Tulangan dengan MBS SMP Muhammadiyah 5 Tulangan.

Untuk memperkuat komitmen, arah pelaksanaan program, serta memberikan landasan kerja sama yang lebih jelas, sinergi yang selama ini telah berjalan tersebut kini dituangkan secara resmi melalui Nota Kesepakatan.

Program Kelas Santri dilaksanakan secara rutin setiap Jumat-Sabtu setiap pekan dan diikuti seluruh siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Muhammadiyah 8 Tulangan.

Melalui program tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh tambahan wawasan dan pengalaman belajar, tetapi juga mendapatkan pembinaan yang lebih terarah melalui proses transfer keilmuan, penguatan karakter, pembiasaan keagamaan, serta pengenalan lingkungan pendidikan MBS SMP Mulia.

Direktur MBS SMP Mulia menambahkan, kehadiran Kelas Santri menjadi salah satu bentuk nyata upaya membangun kesinambungan pendidikan dari jenjang sekolah dasar menuju sekolah menengah pertama.

Para siswa sejak dini diperkenalkan dengan suasana, budaya belajar, pembinaan keagamaan, serta berbagai program pendidikan yang dikembangkan MBS SMP Mulia.

Kepala SD Muhammadiyah 8 Tulangan, Syaifuddin Zuhri, M.Pd., menyampaikan bahwa sinergi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah.

Kolaborasi antarsatuan pendidikan tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan peserta didik dari satu jenjang ke jenjang berikutnya, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang memiliki bekal keilmuan sekaligus karakter yang kuat.

SMPM 5 Pucang SBY

Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat proses pendidikan sejak sekolah dasar sehingga peserta didik memiliki kesiapan yang lebih baik ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Sementara itu, Mudir MBS SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, Ustadz Hizbullah Hatta, M.Pd., menegaskan bahwa Kelas Santri memiliki posisi strategis dalam membangun kesinambungan pendidikan antara SD dan SMP.

Program ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan budaya belajar, pembiasaan ibadah, karakter, serta berbagai program unggulan MBS SMP Mulia Tulangan kepada calon peserta didik sejak dini.

Dengan demikian, siswa maupun orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pola pembinaan dan berbagai program yang ditawarkan pada jenjang pendidikan berikutnya.

Lebih dari sekadar kerja sama antarlembaga, MoU ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi dan berkesinambungan.

Kolaborasi SD Mudelta dan MBS SMP Mulia menunjukkan bahwa masing-masing AUM dapat saling menguatkan sesuai dengan kapasitas dan bidang pengembangannya.

SD memberikan fondasi pendidikan dasar, sementara MBS melanjutkan proses pembinaan melalui pendidikan yang memadukan aspek akademik, keagamaan, karakter, dan kemandirian, ungkap Ustadz Hizbullah Hatta, M.Pd.

Sinergi tersebut sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan kader dan peserta didik Muhammadiyah yang memiliki akhlak mulia, kompetensi keilmuan, kemandirian, serta kesiapan menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.

MoU antara SD Mudelta dan MBS SMP Mulia menjadi bukti bahwa kemajuan pendidikan Muhammadiyah dapat dibangun melalui semangat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi.

Dari sinergi menjadi kolaborasi, dari kolaborasi melahirkan generasi. Kelas Santri SD Mudelta bersama MBS SMP Mulia Tulangan menyiapkan generasi berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap melanjutkan perjuangan Muhammadiyah, pungkas Ustadz Hizbullah Hatta, M.Pd.

Revisi Oleh:
  • Satria - 10/08/2026 15:41
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu