Kabar membanggakan datang dari MI Muhammadiyah 16 Jumput (MIM 16 Jumput), Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.
Dua siswanya, Muhammad Syafiq Al Azmi Jalaly dan Aluna Fatihah Nurida Achmad, dipercaya mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro pada cabang Pildacil Pidato Bahasa Indonesia dalam ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 Tingkat Jawa Timur Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) mendatang di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), dan akan mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kuatkan Mental, Kuasai Materi
Menjelang pelaksanaan lomba, kedua siswa terus menjalani latihan secara intensif. Berbagai aspek dipersiapkan secara matang, mulai dari penguasaan materi, teknik penyampaian pidato, penghayatan isi dakwah, intonasi, artikulasi, hingga penguatan mental agar mampu tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan peserta dari seluruh Jawa Timur.
Proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan dari guru pembimbing serta dukungan penuh dari pihak madrasah.
Tidak hanya kemampuan berbicara di depan umum yang diasah. Tetapi juga penanaman nilai-nilai keislaman, adab, dan rasa percaya diri agar para peserta mampu menjadi duta dakwah cilik yang membanggakan.
Kepala MI Muhammadiyah 16 Jumput, Shaleh Bayasut SPdI menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diraih kedua siswanya untuk mewakili PDM Bojonegoro pada ajang bergengsi tingkat Jawa Timur tersebut.
“Kami merasa bangga karena peserta didik MIM 16 Jumput kembali dipercaya mewakili PDM Bojonegoro. Ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari orang tua” terang Shaleh.
Lebih lanjut, ia berharap kedua muridnya dapat tampil percaya diri, memberikan penampilan terbaik, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan.
“Apa pun hasilnya nanti, mereka telah menjadi kebanggaan madrasah dan semoga dapat menginspirasi teman-teman lainnya untuk terus berprestasi” tambahnya.
Bukan Juara yang Terpenting
Sementara itu, Guru Pembimbing Iffah Aisiyah mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak jauh hari dengan latihan yang terjadwal dan evaluasi secara rutin.
“Kami terus melatih kemampuan pidato, mulai dari penguasaan materi, vokal, ekspresi, bahasa tubuh, hingga mental saat tampil di atas panggung” ujar Iffah.
“Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak mampu menyampaikan pesan dakwah dengan baik, percaya diri, dan penuh adab. Insyaallah kami optimis mereka dapat memberikan penampilan terbaik di Fashmu tahun ini” tegasnya.
Menurutnya, semangat belajar dan kedisiplinan kedua siswa menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi. Latihan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan kualitas penampilan sehingga dapat bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Jawa Timur.
Dukungan dan doa terus mengalir dari guru, orang tua, warga Muhammadiyah, serta masyarakat sekitar agar kedua duta MIM 16 Jumput tersebut diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan selama mengikuti perlombaan.
Semoga keikutsertaan Muhammad Syafiq Al Azmi Jalaly dan Aluna Fatihah Nurida Achmad pada Fashmu III Jawa Timur 2026 ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik.
Khususnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, serta menumbuhkan keberanian berdakwah sejak usia dini.
Seluruh keluarga besar MI Muhammadiyah 16 Jumput berharap ikhtiar, latihan, dan doa yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik.
Sehingga kedua siswa mampu mengharumkan nama PDM Bojonegoro, MI Muhammadiyah 16 Jumput, dan Kabupaten Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur.





0 Tanggapan
Empty Comments