Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gebyar! Assembly Bertema Kebudayaan Pulau Jawa Meriahkan SD Muhammadiyah 19 Rogojampi

Iklan Landscape Smamda
Gebyar! Assembly Bertema Kebudayaan Pulau Jawa Meriahkan SD Muhammadiyah 19 Rogojampi
Gebyar assembly kebudayaan pulau Jawa di SD Muhammadiyah 11 Rogojampi Banyuwangi (Dara/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana penuh semangat dan warna budaya terasa kental di sekolah kreatif SD Muhammadiyah 19 Rogojampi Banyuwangi dalam kegiatan assembly bertema Kebudayaan Pulau Jawa yang digelar pada hari Sabtu (2/4/2026).

Acara tersebut menampilkan kreativitas dan bakat siswa-siswi dari Kelas I hingga Kelas V melalui beragam pertunjukan seni tradisional khas Jawa. Kegiatan assembly ini bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini kepada para siswa.

Dalam acara tersebut, setiap kelas menampilkan pertunjukan yang berbeda. Mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga drama singkat yang mengangkat cerita rakyat Jawa. Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Faris As’ad Humam SPd.

“Assembly bertema kebudayaan pulau Jawa ini bertujuan untuk menanamkan cinta budaya lokal, meningkatkan kreativitas, dan rasa percaya diri siswa melalui pergelaran. Serta menguatkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang interaktif untuk mengenalkan serta melestarikan kesenian dan permainan tradisional.

Pada awal penampilan dibuka oleh siswa Kelas IB yang membawakan paduan suara tembang dolanan. Dengan tarian sederhana yang menggemaskan. Mereka mengenakan kostum adat Jawa yang berwarna cokelat hitam salur. Keceriaan mereka berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari para tamu undangan dan siswa lainnya.

Selanjutnya, sambutan Ketua Panitia, Faris As’ad Humam yang menyampaikan bahwa tujuan diadakan Assembly ini tak lain adalah pengembangan karakter, unjuk minat, dan bakat, membangun rasa percaya diri, mencapai kreativitas, melatih komunikasi, dan kolaborasi, serta meningkatkan interaksi sekolah dengan keluarga.

Assembly ini merupakan bagian dari kurikulum kreatif. Karena proses pembelajarannya menggunakan Edutainment (Education and entertainment) sebagai model pembelajarannya.

Pentas seni

Penampilan berikutnya dari kelas IA yang berhasil mencuri perhatian penonton dalam acara pentas seni yang digelar di sekolah. Dengan penuh percaya diri, para siswa perempuan itu menampilkan tarian cublak-cublak suweng dan tarian gundul-gundul pacul oleh siswa laki-laki.

Tidak hanya itu, mereka juga menampilkan pertunjukan yang menarik, yaitu mini drama yang mengenalkan beberapa permainan tradisional seperti cublak-cublak suweng, dakon, dan lompat tali. Para siswa tampil penuh percaya diri dengan ekspresi yang lucu dan menghibur, sehingga mampu menarik perhatian seluruh penonton.

Setelah penampilan dari kelas IA, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah, Agung Pribadi Hamid SPd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan guru dalam menyukseskan acara ini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa.

Kemudian sambutan Dikdasmen, Drs. Hariyanto yang juga memberikan apresiasi dan dukungan terhadap acara ini. Penampilan dilanjutkan oleh siswa Kelas IV yang berhasil memukau penonton melalui pementasan drama yang mengangkat legenda Candi Prambanan.

SMPM 5 Pucang SBY

Dengan alur cerita yang menarik, para siswa membawakan kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dengan penuh penghayatan dan percaya diri.

Setiap adegan ditampilkan dengan ekspresi yang kuat serta dialog yang jelas, sehingga penonton dapat memahami jalan cerita dengan baik. Didukung oleh kostum yang menarik dan properti sederhana namun kreatif, suasana legenda terasa hidup di atas panggung.

Lagu Tradisional

Setelah itu, dilanjutkan penampilan siswa Kelas II dengan membawakan tembang dolanan Sluku-Sluku Bathok. Dengan penuh keceriaan, para siswa menyanyikan lagu tradisional tersebut sambil menampilkan gerakan sederhana yang kompak dan menarik.

Semangat para siswa tersebut mampu menciptakan suasana hangat dan menghibur bagi para penonton. Ekspresi ceria yang terpancar dari wajah mereka semakin menambah daya tarik penampilan di atas panggung.

Dilanjutkan penampilan siswa Kelas III yang membawakan drama musikal dengan mengenalkan berbagai lagu tradisional Jawa. Dengan menggabungkan unsur cerita, musik, dan gerakan, para siswa tampil dengan penuh percaya diri dan semangat.

Dalam pementasan tersebut, siswa menyisipkan beberapa lagu tradisional Jawa yang dibawakan secara harmonis, sehingga mampu menghidupkan suasana panggung. Alur cerita yang sederhana namun bermakna membuat penonton mudah memahami pesan yang disampaikan, yaitu pentingnya mengenal dan mencintai budaya daerah.

Puncak acara ditutup penampilan Kelas V dengan membawakan pementasan drama yang mengangkat legenda asal-usul Banyuwangi. Dengan alur cerita yang menyentuh, para siswa membawakan kisah penuh makna tentang kesetiaan, kejujuran, dan pengorbanan dengan penuh penghayatan.

Setiap adegan ditampilkan secara apik dengan dialog yang jelas serta ekspresi yang mendalam, sehingga penonton dapat merasakan emosi yang disampaikan dalam cerita. Didukung dengan kostum dan properti yang kreatif, suasana drama terasa semakin hidup di atas panggung.

Acara assembly ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi siswa dalam memahami dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia, khususnya dari Pulau Jawa. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 03/05/2026 20:28
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu