Pondok Pesantren Ulul Albab Muhammadiyah Gresik menggelar Seminar Literasi dengan mengusung tema “Membaca Membuka Jendela Dunia, Menulis Jejak Sejarah” pada Minggu (24/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program peningkatan mutu santri, khususnya dalam bidang literasi, baik membaca maupun menulis. Seminar ini bertujuan untuk menggali potensi santri serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya membaca dan menulis, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih luas dalam kehidupan masyarakat.
Tepat pukul 08.00 WIB, acara dibuka dengan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci al-Quran, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 10 Gresik, Indah.
Dalam sambutannya, Indah menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa literasi merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki untuk dapat menghadapi tantangan zaman.
“Seminar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan literasi kita. Dengan membaca buku, kita bisa memahami dunia dan meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi penerus,” tutur Indah.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Direktur Pondok Pesantren Ulul Albab Muhammadiyah Gresik, Ustadz Burhan.
Dalam sambutannya, ia menyoroti masih rendahnya minat baca di kalangan santri, meskipun pondok telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan koleksi buku-buku yang menarik.
“Harapannya, setelah seminar ini para santri tidak hanya mengetahui bahwa membaca itu penting, tetapi juga mau meluangkan waktu di tengah padatnya aktivitas di pondok untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan harian. Dengan begitu, wawasan mereka akan semakin luas dan mampu melahirkan karya-karya yang bermanfaat,” ujarnya.
Selanjutnya, sesi materi disampaikan oleh seorang pegiat literasi asal Desa Godog Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Alfain Jalaluddin Ramadlan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan lima manfaat utama dari kegiatan literasi, yaitu:
1. Menumbuhkan kecerdasan dan memudahkan dalam memahami pelajaran.
2. Melatih kemampuan bercerita serta menyampaikan gagasan secara efektif.
3. Membuka wawasan melalui beragam pengetahuan dan cerita yang terdapat dalam buku.
4. Meningkatkan rasa percaya diri saat berbicara di depan umum.
5. Melahirkan ide-ide kreatif yang dapat ditulis dan dibagikan untuk menginspirasi orang lain.
Para peserta, baik dari kalangan santri maupun guru, tampak antusias mengikuti jalannya seminar. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, diharapkan Pondok Pesantren Ulul Albab Muhammadiyah Gresik dapat terus mencetak generasi Qurani yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga berwawasan luas dan mampu memberikan kontribusi nyata melalui pengetahuan mereka. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments