Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Sambung Roso PCM Deket Tekankan Kesabaran Menjalankan Perintah dan Menjauhi Larangan Allah

Iklan Landscape Smamda
Kajian Sambung Roso PCM Deket Tekankan Kesabaran Menjalankan Perintah dan Menjauhi Larangan Allah
Konsep Otomatis

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Deket menggelar Kajian Sambung Roso di Masjid Al Furqan, PRM Pucuk Srirande, Cabang Deket, Lamongan, Ahad (23/8/2026) ba’da Maghrib.

Kajian rutin tersebut diikuti jamaah Masjid Al Furqan dan dihadiri jajaran PCM Deket, Majelis Tabligh, serta Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Deket.

Sebelum kajian dimulai, kegiatan diawali sambutan Ketua PCM Deket Ustadz Sukatman, S.Pd. Ia menyampaikan bahwa Kajian Sambung Roso merupakan salah satu agenda rutin PCM Deket sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keislaman warga Muhammadiyah.

Selain Kajian Sambung Roso, PCM Deket juga menjalankan kajian PCM Bengawan Jero yang melibatkan wilayah Deket, Glagah, Turi, Karangbinangun, dan Kalitengah.

Dalam kesempatan tersebut, PCM Deket juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Bantuan juga diberikan kepada PRM Pucuk Srirande sebagai bentuk kepedulian dan penguatan dakwah persyarikatan di tingkat ranting.

Kajian Sambung Roso kali ini menghadirkan Ahmad Hafidz Haqqi Al Azmi, mahasiswa Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Yogyakarta, sebagai pemateri.

Dalam kajiannya, ia menjelaskan bahwa kehidupan seorang Muslim tidak lepas dari perintah dan larangan Allah SWT. Keduanya merupakan bagian dari ujian kehidupan untuk mengukur sejauh mana seorang hamba mampu bersabar dalam menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya.

“Perintah yang kita lakukan dan larangan yang kita tinggalkan semuanya akan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia kemudian mengajak jamaah mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat dengan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kesyirikan.

Hal tersebut sebagaimana pesan Allah dalam QS Al-Kahfi ayat 110 agar orang yang berharap bertemu dengan Allah senantiasa mengerjakan amal saleh dan tidak mempersekutukan-Nya dalam beribadah.

Ahmad Hafidz juga mengingatkan jamaah agar berhati-hati terhadap dosa yang bersumber dari lisan. Salah satunya adalah ghibah yang dapat merusak hubungan antarsesama sekaligus menjadi dosa yang sering dilakukan tanpa disadari.

Menurutnya, menjaga lisan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas keimanan. Karena itu, seorang Muslim hendaknya membiasakan diri berbicara dengan perkataan yang baik dan menghindari pembicaraan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain.

Kajian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Melalui Kajian Sambung Roso, PCM Deket berharap silaturahmi antarwarga Muhammadiyah semakin kuat dan semangat dalam menjalankan ajaran Islam semakin meningkat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat dakwah, kepedulian sosial, dan kebersamaan warga Muhammadiyah di wilayah PCM Deket. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu