Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat dalam kegiatan Class Meeting yang diselenggarakan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Kota Baru Driyorejo, Gresik.
Kali ini berkolaborasi dengan wali murid untuk membuat Kebab Arab dan kegiatan yang melibatkan seluruh siswa ini berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus berkesan bagi anak-anak, Senin (15/6/2026).
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah praktik membuat Kebab Arab. Dengan didampingi para guru, siswa diajak mengenal berbagai bahan yang digunakan untuk membuat kebab, mulai dari tortilla, sayuran segar, hingga isian yang lezat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan makanan khas Timur Tengah tersebut.
Digelar di halaman sekolah, kegiatan class meeting diikuti oleh ratusan siswa. Duduk lesehan beralaskan tikar, siswa yang mengenakan seragam hijau kuning tersebut bersiap dengan sebuah piring dihadapannya untuk mengikuti praktik membuat kebab arab.
Hanun Hafidzah Mansyur, salah satu siswa yang berasal dari kelas TK B2 ini mengatakan sennag dengan adanya kegiatan ini. “Aku suka kebab, rasanya enak dan bikin kenyang”, celotehnya.
“Alhamdulillah anak-anak senang dan tidak henti bercerita seputar kebab. Pemilihan kebab untuk class meeting saat ini karena kebab sudah termasuk makanan yang umum dan banyak disukai,” ucap Khusnul Khotimah, A. MaPd selaku walikelas dari TK B2.
Tidak hanya belajar mengenal bahan makanan, para siswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam meracik dan menggulung kebab mereka sendiri.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan karena mampu mengasah keterampilan motorik halus, kreativitas, serta keberanian anak untuk mencoba hal baru.
Atika Zakin hadir sebagai guest teacher pada kesempatan kali ini. Ia berbagi pengalaman bagaimana cara membuat kebab untuk anak-anak. Wali siswa dari Ammar Al Farizy, kelas Kelompok Bermain ini tak sungkan untuk langsung membantu siswa bagaimana menyusun isian pada kebab.
“Senang bisa berbagi pengalama dengan anak-anak TK, semoga mereka suka,” tutur Atika Zakin.
Menariknya, kebab hasil kreasi para siswa langsung habis dalam waktu singkat. Setelah selesai dibuat, anak-anak dengan penuh semangat menikmati hasil karya mereka bersama teman-teman.
Bahkan banyak siswa yang mengaku ingin membuat kebab kembali di rumah bersama orang tua mereka. “Nanti aku mau buat lagi,” ungkap Adzkiya Zea Tama, siswa kelas TK B2.
Kepala TK Aisyiyah 38 Kota Baru Driyorejo, Ni’matul Fitriyah, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan Class Meeting dirancang sebagai sarana pembelajaran yang berbeda dari aktivitas kelas sehari-hari.
Melalui berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif, siswa dapat mengembangkan kemampuan sosial, kemandirian, serta rasa percaya diri.
“Anak-anak belajar banyak hal melalui kegiatan praktik seperti ini. Mereka belajar bekerja sama, mengikuti instruksi, mengenal makanan dari budaya lain sekaligus menikmati hasil usaha mereka sendiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, TK Aisyiyah 38 Kota Baru Driyorejo berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.
Class Meeting tidak hanya menjadi ajang hiburan setelah kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kreativitas, kebersamaan, dan semangat belajar anak sejak usia dini.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments