Kelompok 16 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs) menggelar demonstrasi pembuatan Keripik ampas tebu (Keribu) di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 orang dari masyarakat umum dan kader PKK.
Demonstrasi tersebut bertujuan memanfaatkan ampas tebu menjadi produk pangan bernilai ekonomi yang berpotensi dijual kembali.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ampas tebu yang selama ini dibuang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk pangan yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Akhmadani Bahaillah, mahasiswa KKNMAs Kelompok 16.
Dalam praktiknya, ampas tebu dicuci hingga bersih, dijemur, kemudian dihaluskan. Ampas yang telah halus dicampur dengan tepung terigu, tepung tapioka, baking soda, ketumbar, bawang putih, kaldu, gula, garam, dan air.
Kemudian adonan diuleni hingga kalis, dibentuk memanjang, direbus, didinginkan dan diiris tipis. Irisan dijemur hingga kering sebelum digoreng.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mengetahui bahwa ampas tebu yang selama ini dibuang dapat dimanfaatkan kembali.
KKN MAs 2026 merupakan program KKN kolaboratif perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang ditempatkan di Malang Raya dan diikuti 59 kampus PTMA dengan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai host.
Kelompok 16 didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Retno Firdiyanti, S.Psi., M.Psi., serta beranggotakan 14 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Sinjai, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Bone, dan Universitas Muhammadiyah Palu.
Program unggulan lainnya meliputi rocket stove, pupuk organik, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi penyakit tidak menular.
Kelompok KKN MAs 16 menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pusat dan Lokal KKN MAs, Konsorsium LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atas dukungannya.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments