Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kontingen Sambikerep dalam ajang 8th UNSC (Umsura National Pencak Silat Championship) yang digelar pada 20–24 Juni 2026 di Gedung At Tauhid Lantai 13, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).
Pada kejuaraan tingkat nasional tersebut, Kontingen Sambikerep sukses meraih Juara Umum 1 Kategori Pra Remaja sekaligus Juara Favorit 2, mengungguli banyak kontingen lainnya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata hasil pembinaan atlet yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Melalui program latihan yang terstruktur, disiplin tinggi, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, para pesilat muda Sambikerep mampu tampil kompetitif sepanjang kejuaraan berlangsung.
Pada ajang yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut, Kontingen Sambikerep menurunkan sebanyak 41 atlet yang terdiri dari 31 pesilat kategori tanding dan 10 pesilat kategori seni.
Para atlet berhasil mengumpulkan poin dari berbagai kelas yang dipertandingkan sehingga mengantarkan kontingen meraih gelar Juara Umum 1 Pra Remaja.
Selain itu, semangat juang, kekompakan tim, dan antusiasme yang ditunjukkan selama kejuaraan juga mengantarkan Sambikerep meraih penghargaan Juara Favorit 2.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran besar para pelatih, offisial, orang tua atlet, serta dukungan keluarga besar Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep.
Dukungan juga datang dari berbagai lembaga pendidikan dan organisasi yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet, di antaranya MTsN 1 Surabaya, SMP Negeri 32 Surabaya, SMP Negeri 52 Surabaya, serta Tapak Suci Cabang 04 Wonokromo.
Ketua Cabang Tapak Suci Sambikerep menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui latihan yang konsisten, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami berharap prestasi ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan menjaga semangat juang dalam menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Kami juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni pencak silat sebagai sarana membangun karakter, prestasi, dan kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujar Anang Dony Irawan.
Lebih lanjut, ia berharap keberhasilan meraih Juara Umum 1 Pra Remaja dan Juara Favorit 2 dapat menjadi langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik regional, nasional, maupun internasional.
Raihan prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pesilat muda untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang olahraga pencak silat.
Selain sebagai cabang olahraga prestasi, pencak silat juga menjadi warisan budaya Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus bangsa.
Ke depan, Kontingen Sambikerep berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui berbagai program latihan dan evaluasi yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kerja keras, prestasi yang telah diraih diharapkan menjadi fondasi kuat untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments