Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran Kenalkan Kreativitas Ecoprint di Tamanprijek

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran Kenalkan Kreativitas Ecoprint di Tamanprijek
Hasil kegiatan Ecoprint Mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran di Balai Desa Tamanprijek, Laren, Lamongan, pada Selasa (18/8/2026). (Dwi Anggun Pratiwi/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kreativitas dapat tumbuh dari sesuatu yang sederhana, bahkan dari apa yang sering kali dianggap tidak memiliki nilai.

Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Ecoprint Mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran Selasa (18/8/2026) di Balai Desa Tamanprijek, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN dalam menghadirkan ruang kreativitas bagi masyarakat Desa Tamanprijek.

Gunakan Bahan dari Alam

Ecoprint dipilih karena proses pembuatannya memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, terutama berbagai jenis dedaunan.

Kegiatan diikuti oleh lima perwakilan dari masing-masing RT, mulai dari RT 1 hingga RT 6, serta turut melibatkan pemuda Karang Taruna Desa Tamanprijek.

Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut diharapkan dapat membuat keterampilan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti di ruang pelatihan. Tetapi dapat dikembangkan dan diterapkan kembali di lingkungan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai ecoprint, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan karya.

Dedaunan yang berada di sekitar lingkungan dimanfaatkan untuk menghasilkan motif dan bentuk alami pada media yang digunakan.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Peserta terlihat mencoba menyusun daun, menentukan pola, serta mengikuti setiap tahapan yang diberikan oleh tutor.

Dari proses sederhana tersebut, peserta dapat melihat bahwa bahan yang mudah ditemukan di sekitar ternyata dapat diolah menjadi sebuah karya yang memiliki nilai estetika.

Suci Nur Fitria, selaku tutor kegiatan ecoprint, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah sederhana untuk membuka ruang kreativitas masyarakat.

Menurutnya, ecoprint tidak hanya dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.

“Ini adalah hal kecil yang bisa kita lakukan untuk membuat sebuah karya. Dari bahan yang sederhana, terutama dedaunan yang ada di sekitar kita, ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang menarik” terang Suci.

SMPM 5 Pucang SBY

Potensi Ekonomi dari Ecoprint

Selain menjadi bahan kreativitas dan kegiatan yang menyenangkan, lanjutnya, hasil ecoprint juga bisa dibuat sendiri dan bahkan diperjualbelikan.

“Jadi, kita tidak harus selalu menggunakan bahan yang mahal untuk menghasilkan sebuah karya yang memiliki nilai” ujar Suci Nur Fitria.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk melihat lingkungan dari sudut pandang yang berbeda. Dedaunan yang selama ini mungkin hanya dianggap sebagai bagian dari tumbuhan atau bahkan limbah, dapat dimanfaatkan menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan produk kreatif.

Selain melatih keterampilan, kegiatan ecoprint juga memberikan gambaran bahwa kreativitas dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Masyarakat dapat mencoba membuat berbagai produk dengan teknik ecoprint dan mengembangkannya menjadi hasil kerajinan yang memiliki ciri khas tersendiri.

Bagi mahasiswa KKN STAIM Karangasem Paciran, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya untuk menghadirkan program yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mengajak masyarakat untuk mencoba secara langsung dan menemukan sendiri potensi yang dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar.

Keterlibatan pemuda Karang Taruna juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya generasi muda di dalam prosesnya, diharapkan kreativitas seperti ecoprint dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai.

Pada akhirnya, ecoprint mengajarkan sebuah hal sederhana: bahwa sesuatu yang bernilai tidak selalu harus berasal dari sesuatu yang mahal.

Dari dedaunan yang tumbuh di sekitar, dengan sedikit kreativitas dan kemauan untuk mencoba, dapat lahir sebuah karya yang memiliki keindahan sekaligus nilai ekonomi.

Kegiatan tersebut menjadi langkah kecil, tetapi diharapkan mampu membuka gagasan yang lebih besar bagi masyarakat Tamanprijek untuk terus berkreasi, memanfaatkan potensi lingkungan, dan mengubah sesuatu yang sederhana menjadi karya yang bernilai.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 19/08/2026 21:28
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu