Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN STAIM Paciran Ajak Siswa SMP NU Tamanprijek Sulap Tutup Botol Plastik Menjadi Gantungan Kunci Kreatif

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN STAIM Paciran Ajak Siswa SMP NU Tamanprijek Sulap Tutup Botol Plastik Menjadi Gantungan Kunci Kreatif
Sulap sampah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci lucu. (Irara Pebriani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIM Paciran melaksanakan salah satu program kerja di bidang pendidikan dan lingkungan melalui kegiatan pelatihan pemanfaatan tutup botol plastik menjadi gantungan kunci kreatif pada Kamis, (6/8/2026) di SMP NU Tamanprijek.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas mereka dengan mengubah limbah plastik menjadi kerajinan yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memanfaatkan tutup botol plastik yang selama ini sering dianggap sebagai sampah menjadi gantungan kunci dengan berbagai bentuk yang menarik.

Didampingi oleh mahasiswa KKN STAIM Paciran, para peserta mengikuti setiap tahapan pembuatan, mulai dari proses pembentukan, pewarnaan, hingga perakitan menjadi produk yang siap digunakan. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusias, terlihat dari kreativitas siswa dalam menciptakan berbagai desain gantungan kunci yang unik dan beragam.

Edukasi Pengelolaan Sampah Plastik

Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, program kerja ini juga menjadi media edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik sejak dini. Mahasiswa KKN ingin menanamkan pemahaman bahwa barang yang dianggap tidak berguna masih dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai manfaat, bahkan berpotensi menjadi peluang usaha apabila dikembangkan dengan baik.

Ketua KKN STAIM Paciran, Moh. Faizal Muttaqin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa dalam mengedukasi generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus berani mengembangkan kreativitas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah bukan selalu sesuatu yang harus dibuang. Dengan kreativitas, tutup botol plastik dapat diubah menjadi produk yang menarik, bermanfaat, bahkan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, para siswa tidak hanya memiliki kesadaran untuk mengurangi sampah plastik, tetapi juga terdorong untuk terus berkarya dan melihat peluang usaha dari hasil kreativitas mereka sendiri,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Senada dengan hal tersebut, Irara Pebrianti selaku Co Divisi Acara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang berbeda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

“Paling tidak para siswa mengetahui bahwa mengelola sampah itu bukan hal yang membosankan. Justru kegiatan seperti ini bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus menjadi proses belajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dari tutup botol plastik yang biasanya dibuang, mereka bisa melihat bahwa sampah dapat diolah menjadi barang yang lucu, bermanfaat, bahkan memiliki nilai jual,” jelasnya.

Melalui program kerja ini, Mahasiswa KKN STAIM Paciran berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar sekaligus membangun jiwa kreatif dan kewirausahaan sejak dini.

Dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai, para siswa diharapkan mampu melihat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. Program ini juga menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat dikemas secara menarik sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan berdampak positif bagi generasi muda. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 07/08/2026 20:09
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu