Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah adakan Groundbreaking Gedung MTC

Iklan Landscape Smamda
Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah adakan Groundbreaking Gedung MTC
Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah adakan Groundbreaking Gedung MTC
pwmu.co -

Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah menggelar groundbreaking pembangunan Gedung Muhammadiyah Training Center (MTC), Sabtu (9/5/2026) di Dishil, Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo.

Pembangunan MTC ini merupakan inisiasi Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah sejak Oktober 2025.

“Pada waktu itu, kami diberi tugas Pak Didik untuk carikan tanah dekat Bandara YIA. Alhamdulillah menemukan di sini,” ujar Agus Suroyo.

Direktur MTC tersebut menjelaskan bahwa gedung dibangun di atas lahan seluas 5.179 meter persegi dengan total anggaran sebesar Rp16.231.497.615.

“Insyaallah mudah-mudahan dimudahkan oleh Allah. Dan mudah-mudahan ekonominya baik-baik saja, sehingga cepat pembangunannya,” ucapnya di hadapan Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib.

Agus Suroyo mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan MTC adalah pelatihan bahasa melalui program double track hasil kerja sama Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah dengan pihak Jerman.

Program tersebut menunjukkan perkembangan signifikan.

“Total murid kita yang mengikuti program double track yang nanti akan kita berangkatkan ke Jerman se-Indonesia ada 758 anak. Dan yang masih proses saat ini ada 120-an masih proses registrasi sehingga total nanti ketika ini sudah semuanya bergabung ada 970 anak,” jelasnya.

Konsep MTC menggabungkan pembelajaran berbasis experience learning dengan berbagai klaster seperti laboratorium, inkubasi bisnis, zona teknologi dan media masa depan, hingga kepemimpinan.

“Ini salah satu upaya kita ingin mengembangkan pendidikan non-formal,” ujarnya.

Menurut Agus, pendidikan kesetaraan nantinya akan dipadukan dengan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) dan LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan).

“Jadi pendidikan kesetaraan tapi plus,” imbuhnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, berharap Gedung MTC dapat menjadi pusat pelatihan bahasa bagi siswa Muhammadiyah, khususnya yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

“Dengan hadirnya anak-anak kita yang belajar di luar negeri tentu akan mensyiarkan, mendakwahkan Muhammadiyah, sehingga bisa dirasakan nilai-nilai Kemuhammadiyahan di luar negeri,” tegasnya.

Selain itu, MTC juga dikonstruksikan sebagai Teaching Factory (Tefa) yang fokus pada bidang-bidang sesuai kebutuhan dunia industri masa kini.

SMPM 5 Pucang SBY

“Walaupun tidak banyak jurusannya, tapi paling tidak kita bisa membantu MTC ini sebagai salah satu pasangan industrinya, sehingga anak-anak di sekitar sini tidak kesulitan mencari tempat pelatihan atau praktik kerja lapangan (PKL),” tambah Didik.

Gedung ini nantinya juga akan difungsikan sebagai pusat pelatihan kepala sekolah, guru, dan peserta didik sekaligus tempat penguatan ideologi Muhammadiyah melalui kegiatan Baitul Arqam.

“Harapannya akan jadi tempat untuk Baitul Arqam, sehingga kader Muhammadiyah mulai dari ideologi, komitmen, wawasan mereka terhadap nilai-nilai Kemuhammadiyahan akan semakin baik,” tandasnya.

Wakil Ketua PWM DIY, Gita Danu Pranata, mengapresiasi pembangunan Gedung MTC yang dinilai akan mendukung peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah.

“Itu semua adalah bagian dari dakwah Persyarikatan yang ada di Kulon Progo yang semoga nanti banyak bermanfaat buat kita semuanya, khususnya warga Persyarikatan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengaku bangga dengan pembangunan MTC di wilayahnya.

“Harapannya mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas peserta didik menjadi generasi yang siap bekerja,” ujarnya.

Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, turut mendorong agar pembangunan gedung segera selesai dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Yang memang dibutuhkan hari ini,” celetuknya.

Irwan juga menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi generasi muda Muhammadiyah.

“Termasuk adik-adik siswa SMA/SMK yang akan kuliah juga penting untuk menguasai bahasa,” imbuhnya.

Ia optimistis Gedung MTC akan menjadi wajah baru pendidikan nonformal Muhammadiyah di masa depan.

“Program ini akan menjadi sangat bagus bagi perkembangan pendidikan baik di Muhammadiyah maupun pendidikan kita secara nasional,” pungkasnya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 09/05/2026 17:34
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡