Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menilik Transformasi Digital di SD Muhammadiyah 2 Babat

Iklan Landscape Smamda
Menilik Transformasi Digital di SD Muhammadiyah 2 Babat
Siswa SD Muhammadiyah 2 Babat saat menunjukkan hasil uji coba transformasi digital pembelajaran kelas 1 hingga 5. (Alim Akbar/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana pembelajaran yang berbeda tampak di SD Muhammadiyah 2 Babat pada Senin dan Selasa (27–28/04/2026).

Di tengah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa kelas 6, sekolah ini memulai langkah baru dengan melakukan uji coba transformasi digital pembelajaran bagi siswa kelas 1 hingga 5.

Program tersebut direncanakan berlangsung selama tiga bulan ke depan dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan platform pembelajaran digital Klasmart.

Optimalkan Pembelajaran Digital Kelas Bawah

Momentum pelaksanaan TKA dimanfaatkan sekolah untuk mengoptimalkan pembelajaran digital bagi kelas bawah.

Selama dua hari tersebut, siswa kelas 1-5 diarahkan mengikuti proses belajar menggunakan platform digital yang telah disiapkan guru.

Pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan perangkat gawai, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Sehingga siswa tetap mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna meskipun situasi belajar sedang menyesuaikan agenda akademik sekolah.

Pada pelaksanaan perdana ini, proses pembelajaran digital dinilai berjalan cukup lancar. Materi yang ditampilkan dalam platform tersusun secara visual dan interaktif, sehingga memudahkan siswa memahami isi pelajaran.

Aktivitas belajar tidak hanya berfokus pada membaca, tetapi juga melibatkan latihan soal, video pembelajaran, serta tugas yang dapat dikerjakan secara mandiri. Sistem pembelajaran seperti ini dianggap mampu melatih kemandirian dan tanggung jawab siswa sejak usia dini.

Antusiasme siswa terlihat dari respons positif selama mengikuti pembelajaran digital. Salah satu siswa kelas 1, Fawwaz Azmi Habibulloh, mengaku senang karena dapat belajar menggunakan telepon genggam dan mengerjakan tugas dari rumah.

Menurutnya, gawai yang biasa digunakan untuk bermain gim atau menonton video hiburan kini bisa dimanfaatkan untuk belajar dengan cara yang lebih seru dan menyenangkan.

Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran awal bagi siswa tentang penggunaan teknologi secara bijak dan produktif.

Tantangan bagi Wali Murid

Di sisi lain, masa uji coba ini juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama bagi sebagian orang tua siswa. Masih ada wali murid yang merasa kebingungan dalam memahami alur penggunaan platform Klasmart. Mulai dari proses masuk akun hingga pendampingan anak saat belajar.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Kondisi ini disadari sebagai bagian dari proses adaptasi awal terhadap sistem pembelajaran digital yang baru pertama kali diterapkan secara menyeluruh.

Oleh karena itu, pendampingan terus dilakukan oleh pihak sekolah agar orang tua tidak merasa ditinggalkan dalam proses perubahan ini.

Pihak sekolah menegaskan bahwa orang tua tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendirian. Guru secara aktif memberikan arahan dan penjelasan, sementara tim dari platform Klasmart juga ikut terlibat dalam memberikan pendampingan teknis apabila terjadi kendala.

Dengan komunikasi yang terus dibangun, harapannya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dapat semakin kuat dalam mendukung proses belajar siswa.

Menyesuaikan dengan Perkembangan Zaman

Kepala SD Muhammadiyah 2 Babat, Ainur Rofiq SE SPd, menyampaikan bahwa transformasi digital ini merupakan upaya sekolah dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebijakan pendidikan nasional yang merupakan rencana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia menjelaskan bahwa digitalisasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga dunia pendidikan pun perlu beradaptasi agar tidak tertinggal.

Melalui kerja sama dengan Klasmart serta Marshall Cavendish Education dari Singapura, sekolah berharap pembelajaran dapat berlangsung lebih fleksibel, relevan, dan berkualitas.

Uji coba transformasi digital ini akan terus dievaluasi secara berkala. Masukan dari siswa, orang tua, dan guru akan menjadi bahan perbaikan agar sistem pembelajaran digital benar-benar sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Semoga, langkah awal ini mampu membentuk budaya belajar yang adaptif. Sekaligus mempersiapkan siswa SD Muhammadiyah 2 Babat menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 29/04/2026 10:47
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡