Rangkaian agenda Musyawarah Cabang (Musycab) XVII Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Gresik yang berlangsung pada Ahad (12/7/2026) akhirnya mencapai puncaknya.
Setelah melalui proses persidangan yang dinamis dan sarat akan dialektika, forum permusyawaratan tertinggi ini resmi menetapkan Ketua Umum dan Formatur terpilih untuk periode amanah berikutnya.
Dalam suasana sidang pleno akhir yang penuh dengan semangat kekeluargaan, IMMawan Angga Alfarizy, S.T. resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum PC IMM Kabupaten Gresik periode selanjutnya. Ia akan memimpin jalannya roda organisasi bersama jajaran Formatur terpilih yang juga telah disepakati oleh para peserta utusan komisariat.
Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara yang berjalan demokratis, terpilih beberapa nama kader terbaik yang masuk ke dalam jajaran Formatur. Berikut adalah daftar Formatur terpilih Musycab XVII PC IMM Gresik:
1. Aleigra Fattan Brillian
2. Afandi Dwi Prasetiyo
3. Gilang Syaputra
4. Fatinnauri
5. Hafiz Taqiyuddin Rabbani
6. Nisrina Shafa Amalia
7. Assita Aminatus Sa’diyah
8. Adi Wahyu Ningrat
9. Millah Maulidiyah Hanif
10. Zidni Ilman Naf’an
11. Indra Dwi Setiawan
12. Nauroh Zahwa Fuadah
Dalam pidato iqrar atau sambutan pertamanya sebagai Ketua Umum terpilih, IMMawan Angga menyampaikan rasa terima kasih atas amanah besar yang diberikan oleh seluruh kader IMM se- Kabupaten Gresik. Ia menegaskan kesiapannya untuk membawa PC IMM Gresik menuju arah yang lebih progresif.
Secara khusus, Ketua Umum terpilih menyampaikan arah baru kepemimpinannya dengan memperkenalkan sebuah tagline strategis, yakni Aktivis Profetik.
“Amanah ini adalah tanggung jawab ideologis untuk membumikan gerakan kita. Ke depan, PC IMM Gresik akan kita bawa bersama dengan tagline Aktivis Profetik. Ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen agar setiap kader tidak hanya aktif bergerak di ranah sosial dan intelektual, tetapi juga senantiasa menanamkan nilai-nilai kenabian dalam setiap helaan napas perjuangannya. IMM Gresik harus menjadi wadah yang inklusif, mandiri, dan berintegritas,” ungkapnya disambut gemuruh takbir dari para peserta sidang.
Dengan terpilihnya nahkoda baru ini, berakhir pula seluruh rangkaian kegiatan Musycab XVII PC IMM Gresik. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa kesegaran taktis bagi gerakan dakwah ikatan, sekaligus menjaga marwah independensi organisasi di tingkat daerah.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments