Suasana Masjid Al Mizan Putri, Rabu (15/7/2026), tampak berbeda. Sejumlah siswa-siswi perwakilan kelas XII Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 9 Lamongan mengikuti Seminar Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Anak (CEPAK).
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para remaja untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Sebelum materi dimulai, Ustadz Ahsanul Arham memberikan pengantar sekaligus motivasi kepada peserta. Ia menegaskan bahwa kehadiran para siswa bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan membawa tanggung jawab untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat.
“Seminar ini bukan sekadar untuk diikuti. Kami memilih perwakilan dari kelas akhir karena mereka membutuhkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan anak. Harapannya, ilmu yang didapat dapat menjadi bekal bagi diri sendiri maupun dibagikan kepada teman-teman yang lain,” ujarnya.
Materi seminar disampaikan oleh narasumber, Wida, yang mengajak peserta memahami fase remaja sebagai masa transisi yang penuh tantangan. Menurutnya, masa remaja ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan cara berpikir sehingga membutuhkan pendampingan serta pengetahuan yang tepat.
Ia menjelaskan bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam menjaga kehormatan diri. Remaja juga perlu memahami risiko perilaku seksual pranikah serta pentingnya merencanakan masa depan secara matang.
Lebih lanjut, Wida memaparkan berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat pernikahan anak. Selain meningkatkan risiko terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pernikahan pada usia yang belum matang juga berpotensi menimbulkan persoalan ekonomi karena keterbatasan kesiapan dalam membangun keluarga. Dari sisi kesehatan, anak yang dilahirkan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pertumbuhan, termasuk stunting.
Melalui seminar ini, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, membangun karakter yang bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan yang bijaksana demi masa depan yang lebih cerah.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Madrasah Aliyah Muhammadiyah 9 Lamongan dalam membekali peserta didik, tidak hanya dengan ilmu pengetahuan akademik, tetapi juga pendidikan kehidupan yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments