SD Muhammadiyah Melirang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi Qur’ani melalui Parade Tasmi di Masjid At-Taqwa, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para murid kelas Tahasus untuk menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustadzah Nafisa, selaku penanggung jawab kelas Tahasus.
Hadiah untuk Orang Tua
Dengan membaca basmalah, kegiatan Parade Tasmi secara resmi dimulai dalam suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat. Para murid mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.
Selanjutnya, Ustadzah Fina, guru kelas Tahasus, menyampaikan sambutan sekaligus pesan motivasi kepada para murid.
Ia mengingatkan bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan yang tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri. Tetapi juga menjadi hadiah berharga bagi orang tua di akhirat kelak.
Di antara keutamaan tersebut adalah orang tua mendapatkan mahkota dari emas, jubah kebesaran, memperoleh kesempatan masuk surga. Serta hafalan Al-Qur’an dapat menjadi syafaat bagi pembacanya agar mendapatkan pertolongan Allah dan terhindar dari api neraka.
Parade Tasmi diikuti oleh 13 murid, yaitu Sofia dan Khanza dari kelas 4, Rehan, Afika, Amar, Zahira, Orlin, Aisyah, Akbar, dan Nail dari kelas 5; serta Dafa, Alisa, dan Safira dari kelas 6.
Satu per satu murid menampilkan hafalan Al-Qur’an mereka dengan penuh percaya diri di hadapan para guru dan teman-teman. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus evaluasi atas proses pembelajaran Tahasus yang telah mereka jalani.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kekhidmatan. Para murid yang tampil berusaha menjaga kelancaran hafalan, sementara teman-teman dan guru memberikan perhatian serta dukungan.
Sarana Latih Keberanian
Parade Tasmi juga menjadi sarana untuk melatih keberanian, kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab murid dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
Motivasi juga disampaikan oleh Ustadz Jamin, selaku Waka AIK. Beliau mengajak seluruh siswa untuk terus mencintai dan membiasakan diri membaca Al-Qur’an.
Menurutnya, membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan yang sangat besar. Setiap satu huruf yang dibaca mendapatkan sepuluh pahala. Ia turut menyampaikan bahwa hafalan Al-Qur’an dapat menjadi perantara doa yang dikabulkan oleh Allah.
Melalui Parade Tasmi ini, SD Muhammadiyah Melirang berharap lahir semakin banyak generasi Qur’ani yang cerdas, inovatif, dan berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.
Kegiatan ini diharapkan terus menjadi bagian dari budaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam akademik. Tetapi juga memiliki kecintaan, kedekatan, dan komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian tasmi selesai, kegiatan ditutup dengan bersama-sama membaca “Allahummarhamna bil Qur’an”. Doa tersebut menjadi ungkapan harapan agar Al-Qur’an senantiasa menjadi cahaya dan petunjuk dalam kehidupan para siswa.





0 Tanggapan
Empty Comments