Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi gelar bimbingan dan teknis (Bimtek) pertama penggunaan aplikasi SatuMu pada Ahad (3/5/2026) di kampus Universitas Muhammadiah kampus 2 Banyuwangi.
Untuk Bimtek yang pertama dihadiri oleh utusan delapan PCM se-Banyuwangi dari dua puluh tujuh PCM yang ada di bawah komando PDM Banyuwangi dan sisanya akan diadakan Bimtek tahap kedua. Tidak kurang dari 50 undangan hadir yang merupakan perwakilan dari dua orang yaitu ketua dan sekretaris PRM ditambang dengan ketua dan skretaris PCM dan jajaran pengurus PDM Banyuwangi.
Sambut dengan Riang Gembira
Tepat pukul 08.00 Wib acara Bimtek dimulai, diawali sambutan ketua PDM Banyuwangi Dr. Mukhlis Lahudin,M.Si. dengan mengucapkan selamat datang sekaligus ucapan terima kasih kepada semua peserta Bimtek yang telah bersedia mengisi link yang telah kami sediakan, katanya.
Kita akan sama-sama melaksakan program PP, suatu program yang mengikuti kebutuhan zaman tentunya yaitu model aplikasi-aplikasi kekinian dan kita, terutama yang berada diposisi ujung tombak persyarikatan yaitu ranting, juga dituntut untuk mulai berteman dekat dengan teknologi, terutama yang usia diatas 50 tahun.
Pada tahap pertama ini baru delapan PCM beserta beberapa PRM-nya yang mengikuti Bimtek dan sisanya nanti akan mengikuti tahap selanjutnya sampai tuntas dua puluh tujuh PCM se-Banyuwangi, ujar Muklis.Diakhir sambutannya Dr.Mukhlis mengingatkan bahwa kegiatan ini jangan dijadikan beban, ini merupakan hal baru tentu banyak hal-hal yang belum kita fahami, mari kita sambut dengan riang gembira,pungkasnya.
Sinkronkan Aplikasi
Setelah sambutan ketua PDM Banyuwangi, waktu selanjutnya diambil alih oleh Mufti Syafi’i, SE sekretaris PDM Banyuwangi, satu-satuna nara sumber sekaligus pemandu jalannya Bimtek, diawal pemaparan, Mufti menjelaskan tentang tiga aplikasi yang harus kita sinkronkan mulai adalah aplikasi MASA (Muhammadiah Super App), SatuMu dan Muhammadiah.ID.
“Lalu yang bertanggung jawab atas pengiriman data di aplikasi tersebut adalah agen yang di jabat oleh sekretaris PRM, skretaris PCM sekretaris PDM dan skretris PWM kemudian PP, sebelum data di upload harus di verifikasi oleh ketua PRM, ketua PCM, ketua PDM dan ketua PWM hingga PP,” jelasnya.
Setelah semua peserta mensikronkan aplikasi MASA dan SatuMu, Mufti menjelaskan satu persatu fitur yang ada di aplikasi dan sekaligus fungsi pengguna serta cara pengoperasiannya. Nanti kedepannya segala data organisasi akan bisa diakses melalui aplikasi tersebut dan untuk waktu terdekat kita akan membuat e-KTAM melalui aplikasi digital dan tidak perlu lagi menggunakan jasa kurir.
Secara panjang lebar narasumber menjelaskan semuanya dan tiga puluh menit sebelum acara berakhir digunakan untuk diskusi dan tanya jawab yang cukup seru. Tiga jam berlalu dari pukul 08.00 Wib tepat pukul 11.00 Wib.
Sebelum ditutup ketua PDM Banyuwangi memberikan closing statement.
“Tidak mungkin dalam waktu yang sesingkat ini kita semua paham, kita masih ada kelanjutannya hingga kita semua betul-betul paham,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments