Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peserta Jaya Melati I Hizbul Wathan Kediri Dalami Penyusunan Program Kegiatan Peserta Didik

Iklan Landscape Smamda
Peserta Jaya Melati I Hizbul Wathan Kediri Dalami Penyusunan Program Kegiatan Peserta Didik
Kwarwil HW Jawa Timur Bekali Peserta Jaya Melati I dengan Strategi Menyusun Program Kegiatan Peserta Didik yang Kreatif dan Adaptif (Khoirul Anam/PWMU.CO)
pwmu.co -

Peserta Pendidikan dan Pelatihan Jaya Melati I (Jati I) Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kota Kediri mendapatkan materi mengenai Program Kegiatan Peserta Didik (Prodik) dalam rangkaian pelatihan yang berlangsung di Kebun Toga Wahyu Alam Herbal, Banaran, Kota Kediri, Kamis (2/7/2026) malam. Materi tersebut bertujuan membekali calon pelatih Hizbul Wathan dengan kemampuan menyusun program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan, karakter, dan perkembangan peserta didik.

Materi disampaikan oleh Ramanda Gunawan, anggota Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, pada pukul 19.30–20.30 WIB. Sesi ini menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan karena membahas penyusunan program kepanduan yang adaptif dan berorientasi pada proses pembinaan peserta didik.

Dalam pemaparannya, Ramanda Gunawan menjelaskan bahwa Prodik merupakan salah satu unsur penting dalam pembinaan Hizbul Wathan. Menurutnya, kegiatan kepanduan tidak boleh berjalan secara monoton, tetapi perlu terus berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan tujuan pendidikan Muhammadiyah.

Ia menekankan pentingnya melibatkan peserta didik dalam proses penyusunan Prodik. Menurutnya, program yang disusun tanpa melibatkan peserta didik belum tentu mampu menjadi media pendidikan yang efektif. Sebaliknya, ketika peserta didik dilibatkan sejak tahap perencanaan, mereka akan memiliki rasa memiliki terhadap program tersebut sehingga pelaksanaannya menjadi lebih antusias dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Peserta didik harus diposisikan sebagai subjek pendidikan, bukan sekadar objek. Dengan demikian, kegiatan kepanduan akan menjadi sarana pembelajaran yang bermakna sekaligus menyenangkan,” jelas Ramanda Gunawan di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Prodik memiliki sejumlah manfaat bagi perkembangan organisasi. Pertama, kegiatan kepanduan dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga tetap relevan bagi generasi muda. Kedua, kegiatan menjadi lebih menarik, menantang, kreatif, dan menyenangkan karena disesuaikan dengan minat peserta didik. Ketiga, keterlibatan aktif peserta didik mampu melahirkan berbagai ide kreatif yang menjadikan kegiatan Hizbul Wathan lebih inovatif sekaligus bernilai edukatif.

SMPM 5 Pucang SBY

Selama penyampaian materi, suasana kelas berlangsung interaktif. Para peserta Jaya Melati I aktif berdiskusi mengenai berbagai contoh program yang dapat diterapkan di qabilah masing-masing. Mereka juga saling berbagi pengalaman dari lapangan sebagai bahan pembelajaran sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih aplikatif dan mudah dipahami.

Melalui materi ini, Ramanda Gunawan turut berharap peserta Jaya Melati I tidak hanya memahami konsep penyusunan Prodik, tetapi juga mampu mengimplementasikannya setelah kembali ke qabilah masing-masing.

Dengan kemampuan menyusun program yang kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, para pelatih juga diharapkan dapat memperkuat peran Hizbul Wathan sebagai gerakan kepanduan Islam yang membina kader Muhammadiyah berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu