Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhammadiyah Melirang Terapkan Model CBT untuk ASAS Genap Tahun Ajaran 2024/2025

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Pelaksanaan Asesmen sumatif Akhir semester genap. (Istimewa/PWMU.CO)
Pelaksanaan Asesmen sumatif Akhir semester genap. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.COSD Muhammadiyah Melirang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Pelajaran 2024/2025 menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Inovasi ini mulai diterapkan pada jenjang kelas atas, yaitu kelas 4 Mas Mansur dan 5 Ki Bagus Hadi Kusomo untuk jenjang kelas 1-3 masih menggunakan Paper Based Tes (PBT) ASAS GENAP dilaksanakan mulai tanggal 26 Mei – 4 Juni 2025.

Sebagai langkah persiapan, satu minggu sebelum pelaksanaan ujian, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Melirang, Fichrul Efendi SPd MPd mengundang Khusnul Udin SPd (OPS) MI Hidayatul Ummah Balong Panggang yang sudah berpengalaman dalam implementasi CBT. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memberikan pengarahan teknis sekaligus meningkatkan pemahaman para guru terhadap pelaksanaan ujian berbasis teknologi ini.

Model Ujian CBT

Pada awalnya, para ustadz dan ustadzah merasa khawatir dan ragu terhadap pelaksanaan ujian model CBT, terutama dalam aspek teknis seperti pembuatan soal dan penggunaan aplikasi. Namun, setelah mendengarkan pemaparan dari Ustadz Udin tentang definisi, manfaat, dan mekanisme pelaksanaan CBT, semangat para pendidik pun mulai tumbuh.

Para guru didampingi untuk belajar menyusun soal dalam berbagai jenis bentuk, antara lain: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian.

Selain itu, mereka juga diberikan pelatihan praktis tentang cara menginput soal ke dalam aplikasi CBT menggunakan template yang telah disediakan. Proses ini menjadi pengalaman baru yang sangat berharga dan membuka wawasan para guru terhadap pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.

“Awalnya saya merasa takut salah pencet. Tapi setelah dicoba ternyata seru dan lebih cepat, karena tidak perlu hapus-hapus kalau mau ganti jawaban,” ujar Alisa siswi kelas 4.

SMPM 5 Pucang SBY

Siswa-siswa pun mulai terbiasa menjawab soal dengan mengklik, menyeret jawaban menjodohkan, hingga mengetik pada soal uraian.

Dengan semangat kolaboratif dan dukungan penuh dari kepala sekolah, SD Muhammadiyah Melirang berharap penerapan CBT ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi penilaian, tetapi juga menjadi langkah awal dalam transformasi digital sekolah menuju pembelajaran abad ke-21. (*)

Penulis Rabya Auliani Editor Amanat Solikah

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu