Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semarak Muharram 1448 H, Ustadz Kusno Ajak Masjid Jadi Pusat Peradaban Umat

Iklan Landscape Smamda
Semarak Muharram 1448 H, Ustadz Kusno Ajak Masjid Jadi Pusat Peradaban Umat
Ustadz H. Kusno , S.Ag., M.Pd.I., sedang menyampaikan ceramah. (Bambang Adam Malik/PWMU-CO)
pwmu.co -

Memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, semangat hijrah kembali digaungkan untuk memperkuat sinergi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Tabligh Akbar Semarak Muharram 1448 H yang dirangkaikan dengan Pentasyarufan Zakat Mal di Masjid Assholihin Cakru, Kamis (19/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Umat dalam Semangat Muharram: Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan” ini menghadirkan Ustadz H. Kusno, S.Ag., M.Pd.I. sebagai penceramah utama.

Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Kusno menjelaskan bahwa momentum Muharram tidak sekadar menandai pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi menjadi sarana refleksi atas peristiwa hijrah Rasulullah SAW.

Menurutnya, hijrah merupakan proses perubahan menuju kondisi yang lebih baik, baik dalam aspek keimanan, akhlak, maupun kehidupan sosial.

” Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi hijrah dari apa yang dilarang Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Sejarah mencatat, hijrah adalah strategi kemenangan dakwah Islam yang menjunjung tinggi toleransi dan kedamaian, tanpa menindas,” ujar Ustadz H. Kusno di hadapan jamaah.

Ia mengajak umat Islam menjadikan Muharram sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta kontribusi sosial kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. Kusno juga menyoroti pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban umat.

Menurutnya, masjid tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.

“Jika Rasulullah membangun masjid sebagai pusat peradaban, maka kita pun harus menjadikannya sebagai basis ketahanan umat. Masjid harus mampu mengelola potensi umat, seperti melalui pengelolaan zakat yang disalurkan kembali kepada mereka yang berhak. Jangan biarkan masjid sepi, jadikan ia tempat yang menghidupkan jamaahnya,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Pesan tersebut sejalan dengan upaya Muhammadiyah dalam menjadikan masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang diusung dalam kegiatan tersebut, panitia juga melaksanakan pentasyarufan zakat mal kepada warga yang membutuhkan.

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dengan nilai masing-masing paket sebesar Rp104.000.

Program tersebut menjadi wujud nyata sinergi umat dalam membantu sesama sekaligus mengoptimalkan fungsi zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan Tabligh Akbar dan pentasyarufan zakat mal ini, masyarakat diajak untuk terus memperkuat semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta menjadikan momentum Muharram sebagai sarana meningkatkan kualitas diri.

Menutup tausiyahnya, Ustadz H. Kusno mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam setiap amal perbuatan agar seluruh aktivitas yang dilakukan bernilai ibadah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan semangat hijrah sebagai landasan untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Revisi Oleh:
  • Satria - 20/06/2026 16:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu