STIQSI FC melaju ke semifinal Fun Mini Soccer 4 Dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah setelah mengalahkan Simpatisan FC dengan skor 6-4 di Lapangan Futsal Malisha, Kamis sore (13/8/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim tampil menyerang untuk memperebutkan tiket semifinal dalam turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian 4 Dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah tersebut.
Simpatisan FC mampu mencetak empat gol melalui Fahma yang membukukan dua gol, serta masing-masing satu gol dari Agil Meizar dan Washonirin.
Sementara itu, STIQSI FC mencetak enam gol. Rahmat Syukur menjadi pencetak gol terbanyak dengan tiga gol. Dua gol lainnya masing-masing dicetak Ilham dan Ghani, sedangkan satu gol tambahan berasal dari gol bunuh diri pemain Simpatisan FC.
Hasil 6-4 tersebut memastikan STIQSI FC melangkah ke babak semifinal. Mereka akan menghadapi Spemudas FC yang merupakan pemenang Grup A.
Fun Soccer Jadi Ajang Silaturahmi
Selain mengejar hasil pertandingan, para pemain memandang turnamen tersebut sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan antarpeserta.
Salah satu pemain STIQSI FC, Arwani, mengatakan pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama berusaha meraih kemenangan untuk melanjutkan perjalanan di turnamen.
“Alhamdulillah, fun soccer antara STIQSI vs Simpatisan berlangsung seru karena kedua tim mengejar kemenangan untuk bisa lolos babak selanjutnya. Fun Soccer lebih dari sekadar hasil pertandingan, momen ini menjadi ajang silaturahmi, kebersamaan, dan refreshing bersama,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi salah satu hal penting yang dapat dibangun melalui kegiatan olahraga. Pertandingan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga mempertemukan peserta dalam suasana yang lebih santai dan akrab.
Pertandingan Sempat Terhenti akibat Kameraman Jatuh
Pertandingan sempat terhenti setelah kameraman, Herman Toty, terjatuh dari panggung stager yang digunakan untuk pengambilan gambar siaran langsung.
Kejadian bermula ketika Toty bergerak mundur dan menginjak papan kayu yang tidak terikat. Ia kemudian terjatuh dari ketinggian sekitar 120 sentimeter bersama peralatan kamera yang digunakan untuk live streaming.
Pertandingan dihentikan sementara untuk memastikan kondisi kameraman sekaligus mengamankan peralatan di sekitar lokasi kejadian. Herman Toty kemudian dapat bangun sendiri meskipun sempat menahan sakit dan terkejut akibat kejadian tersebut.
Setelah situasi dinyatakan aman, pertandingan kembali dilanjutkan hingga STIQSI FC memastikan kemenangan dengan skor 6-4.
STIQSI FC Siapkan Semifinal
Kemenangan atas Simpatisan FC membawa STIQSI FC ke babak semifinal dan mempertemukan mereka dengan Spemudas FC.
Kedua tim memiliki sejumlah pemain yang turut berkontribusi dalam mencetak gol selama turnamen. Spemudas FC diperkuat Faris Kholid, Ngajiono, dan Saifuddin Senan. Sementara itu, STIQSI FC memiliki Rahmat Syukur, Bayu, dan Abdul Ghani.
Pertandingan semifinal tersebut menjadi kesempatan bagi STIQSI FC untuk melanjutkan perjuangan menuju babak berikutnya dalam Fun Mini Soccer 4 Dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan bagi para peserta. Semangat tersebut diharapkan tetap terjaga hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments