Belajar agama tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Semangat itulah yang mewarnai penyelenggaraan TPQ Ranger Camp 2026 yang digelar TPQ Tunas Melati bersama Rumah Tahfidz Tunas Melati dan Rumah Qur’an Braille di Masjid Gunung Sari Indah (GSI), Surabaya, pada Jumat-Sabtu (26–27/6/2026).
Melalui rangkaian kegiatan yang memadukan pembelajaran, praktik ibadah, dan kebersamaan, para santri diajak mengembangkan pemahaman keislaman sekaligus membangun karakter sejak usia dini.
Kegiatan yang diikuti santri usia sekolah dasar ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar Islam, melatih kemandirian dan kedisiplinan, serta mempererat ukhuwah antarsantri. Peserta berasal dari berbagai latar belakang. Sekitar 70 persen merupakan santri TPQ Tunas Melati, sedangkan 30 persen lainnya berasal dari TPQ dan sekolah di wilayah Surabaya. Kehadiran peserta dari luar menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperluas pengalaman belajar bersama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan, kemudian dilanjutkan materi manasik haji yang disampaikan narasumber dari Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBHU), Hj. Siti Mariyati, M.Pd. Dalam penyampaiannya, ia mengenalkan rukun, wajib, dan tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan metode yang sederhana sehingga mudah dipahami anak-anak.
Para peserta tampak antusias mengikuti simulasi manasik haji. Selain memperoleh penjelasan mengenai salah satu rukun Islam, mereka juga mempraktikkan secara langsung beberapa rangkaian ibadah haji sebagai bagian dari pembelajaran.
Usai kegiatan manasik, peserta mengikuti tahfidz Al-Qur’an, tadarus bil waqfu wal ibtida’, kegiatan kreativitas santri, refleksi diri, serta pembiasaan ibadah harian. Pada malam hari, seluruh peserta mengikuti berbagai aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk membangun karakter religius, melatih kemandirian, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Keesokan harinya, para santri melaksanakan salat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan kajian keislaman. Selanjutnya, peserta mengikuti sarapan bersama, olahraga, dan berbagai permainan edukatif yang menambah semangat sekaligus mempererat kebersamaan di antara mereka.
Ketua panitia, Musa Mustafa menjelaskan bahwa TPQ Ranger Camp merupakan salah satu program pembinaan karakter yang dirancang untuk membentuk generasi Qurani yang mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan ajaran Islam.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para santri tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta mempererat ukhuwah dengan teman-teman dari berbagai lingkungan,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Berbagai aktivitas yang dikemas secara edukatif memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para santri, sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman melalui praktik dan pembiasaan.
Melalui TPQ Ranger Camp 2026, TPQ Tunas Melati bersama Rumah Tahfidz Tunas Melati dan Rumah Qur’an Braille berharap pembinaan karakter santri dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi wadah bagi lahirnya generasi muda Islam yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, mandiri, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan kehidupan beragama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments