Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menunjukkan eksistensinya di kancah global dengan berpartisipasi aktif dalam forum internasional bertajuk “Partnership for Sustainable Development: GREEN. DIGITAL. SMART” yang digelar di Dushanbe, Tajikistan.
Forum strategis ini diselenggarakan oleh International University of Tourism and Entrepreneurship of Tajikistan bersama Pemerintah Republik Tajikistan, dan diikuti oleh lebih dari seribu peserta dari berbagai negara. Agenda utama forum mencakup pembahasan transformasi digital, inovasi pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, UMY diwakili oleh Dimas Bagus Wiranatakusuma, Kepala Bidang Reputasi Global BPRG UMY sekaligus dosen Magister Ekonomi FEB. Ia tidak hanya hadir sebagai delegasi, tetapi juga dipercaya sebagai pembicara kunci (keynote speaker).
Dr. Dimas membawakan materi berjudul “Analysis of Islamic Banking Resilience in Indonesia: Balancing with Development of Financial Technology.” Dalam paparannya, ia menyoroti tantangan dan peluang perbankan syariah di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial (fintech).
“Digitalisasi memberikan peluang besar seperti inklusi keuangan dan efisiensi biaya. Namun, kita harus waspada terhadap risiko keamanan siber dan perlindungan konsumen agar sistem keuangan tetap stabil,” jelas Dr. Dimas.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi potensi risiko sejak dini. Menurutnya, ketahanan perbankan syariah dapat diukur melalui sejumlah indikator utama, seperti NPF (Non-Performing Financing), CAR (Capital Adequacy Ratio), FDR (Financing to Deposit Ratio), dan ROA (Return on Assets).
Selain agenda ilmiah, UMY juga turut ambil bagian dalam International Rectors’ Summit. Forum ini membahas pengembangan konsep universitas masa depan yang berbasis green, digital, dan smart university.
Partisipasi ini menjadi peluang strategis bagi UMY untuk memperluas jejaring global, termasuk dalam pengembangan riset kolaboratif, publikasi internasional, hingga mobilitas akademik lintas negara.
Melalui langkah tersebut, UMY menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi internasionalisasi serta memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan global.
Keikutsertaan dalam forum ini juga semakin memperkuat posisi UMY sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan inovatif, khususnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat internasional.





0 Tanggapan
Empty Comments