Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan program kerja berupa pembuatan dan pembagian tong sampah organik dan anorganik di Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang (23/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mendorong masyarakat untuk membiasakan diri memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Sebanyak 8 tong sampah yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 143 UMM kemudian ditempatkan di empat titik di Dusun Bajulmati.
Penempatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi yang dapat dijangkau dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Kenalkan Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Berdampak mengenalkan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Tong sampah yang disediakan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tong sampah organik dan anorganik.
Sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan bahan alami lainnya dapat dibuang pada tempat sampah organik. Sementara itu, sampah anorganik seperti botol plastik, kemasan, dan bahan yang sulit terurai dapat dipisahkan pada tempat sampah anorganik.
Pemilahan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali jenis sampah sekaligus mempermudah proses pengelolaan sampah. Dengan adanya fasilitas yang memadai, masyarakat diharapkan semakin terbiasa membuang sampah sesuai dengan jenisnya.
Hadirkan Solusi Sederhana untuk Lingkungan
Penyediaan tong sampah di empat titik Dusun Bajulmati menjadi langkah sederhana yang dilakukan mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 143 UMM untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
Salah satu mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 143 UMM menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sementara, tetapi dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.
“Kami berharap adanya tong sampah organik dan anorganik ini dapat membantu masyarakat membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya. Meskipun sederhana, kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat dan terus digunakan oleh masyarakat Dusun Bajulmati,” ujar Nopelta elpin, selaku koordinator desa Mahasiswa KKN Berdampak kelompok 143 UMM.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas tempat sampah, tetapi juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan memilah sampah dari awal dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Dari sisi masyarakat, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah warga dalam membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar program yang telah dilaksanakan mahasiswa dapat terus berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 143 UMM berharap tong sampah yang telah dibuat dan ditempatkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan serta bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 143 UMM berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo.
Penyediaan tong sampah organik dan anorganik di empat titik diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan memilah sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments