Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jatim Cetak Dai Moderat Berkemajuan

Iklan Landscape Smamda
Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jatim Cetak Dai Moderat Berkemajuan
Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur 2026 Batch #4 yang berlangsung di SD Muhammadiyah 1 Paiton, Probolinggo pada Jumat-Minggu (19-21/06/2026). (Akhmad Hasbul Wafi/PWMU.CO).
Oleh : Akhmad Hasbul Wafi
pwmu.co -

Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur 2026 Batch #4 digelar di SD Muhammadiyah 1 Paiton, Probolinggo, Jumat-Minggu (19-21/06/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini mengusung tema “Mencetak Muhammadiyah Moderat dan Berkemajuan.”

Agenda tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas mubaligh Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika dakwah di tengah masyarakat modern.

Sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari sejumlah daerah di wilayah Tapal Kuda.

Yakni Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, serta perwakilan organisasi otonom atau Ortom setingkat wilayah.

Selama tiga hari, para peserta mendapatkan berbagai materi, diskusi, serta penguatan wawasan tentang ideologi Muhammadiyah, strategi dakwah berkemajuan, dan peran mubaligh dalam menjawab persoalan umat dan bangsa.

Kegiatan ini juga menjadi forum silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar-mubaligh dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan mampu merumuskan langkah dakwah yang lebih efektif, relevan, dan mencerahkan bagi masyarakat.

Momentum Mubaligh Muda

Perwakilan Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Timur (KMM Jatim), Moch Hidayatul Risky, menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan mengikuti Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur 2026.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mubaligh muda untuk belajar langsung dari para tokoh dan senior Muhammadiyah yang telah lama berkiprah dalam dakwah persyarikatan.

“Saya merasa sangat senang dan bangga dapat mewakili Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Timur untuk hadir dan mengikuti Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur ini” ungkapnya.

Ia menilai, kegiatan tersebut memberikan banyak bekal bagi kader dakwah muda. Tidak hanya berupa materi, tetapi juga pengalaman, inspirasi, dan semangat untuk terus mengembangkan dakwah Muhammadiyah.

“Banyak ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang kami peroleh selama kegiatan berlangsung. Semoga apa yang kami dapatkan dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan berkemajuan” tambahnya.

Risky juga memandang bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Karena itu, mubaligh muda perlu terus meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, dan memahami kebutuhan masyarakat agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik.

Dakwah Butuh Kader yang Terus Belajar

Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, Ustadz Abdul Basith Lc MPd, memberikan apresiasi kepada seluruh mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur yang hadir dalam kegiatan tersebut.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia menegaskan, kehadiran para mubaligh merupakan bentuk komitmen dalam mengemban amanah dakwah persyarikatan. Menurutnya, dakwah Muhammadiyah membutuhkan kader yang tidak berhenti belajar dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur yang telah berkontribusi dengan meluangkan waktu dan pikirannya untuk mengikuti Akademi Mubaligh ini” tuturnya.

Abdul Basith menjelaskan, mubaligh Muhammadiyah harus memiliki pemahaman keislaman yang kokoh sekaligus kemampuan membaca realitas sosial. Dakwah tidak cukup hanya disampaikan secara normatif, tetapi juga perlu hadir sebagai solusi atas persoalan masyarakat.

“Dakwah Muhammadiyah membutuhkan kader-kader yang terus belajar, berkembang, dan siap menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah” ujarnya.

Ia berharap Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur mampu melahirkan mubaligh yang lebih siap berdakwah di berbagai ruang, baik masjid, sekolah, kampus, komunitas, maupun ruang digital.

PWM Jatim Dukung Penguatan Dakwah

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr M Sholihin Fanani MPsdm, menegaskan dukungan penuh PWM Jawa Timur terhadap penguatan dakwah para mubaligh Muhammadiyah.

Menurutnya, mubaligh memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban umat. Karena itu, gagasan, pemikiran, dan langkah dakwah para mubaligh perlu terus didukung agar mampu menghadirkan Islam yang mencerahkan dan rahmatan lil alamin.

Ia berharap para mubaligh Muhammadiyah tidak berhenti pada kemampuan ceramah semata, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan sosial. Mubaligh harus hadir dengan dakwah yang menyejukkan, mencerdaskan, dan memberi arah bagi masyarakat.

Sholihin juga mendorong para peserta untuk memperkuat kolaborasi. Menurutnya, tantangan dakwah tidak dapat dijawab secara individual, melainkan membutuhkan jejaring, sinergi, dan komitmen bersama dalam persyarikatan.

Pelaksanaan Akademi Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur 2026 Batch #4 ini menjadi bukti keseriusan PWM Jawa Timur dalam membangun ekosistem dakwah yang kuat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir mubaligh Muhammadiyah yang tangguh, berintegritas, moderat, dan berkemajuan.

Mereka tidak hanya memiliki pemahaman keislaman yang kuat, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman secara bijak, profesional, dan penuh hikmah.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 24/06/2026 14:23
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu