Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fajar Riza Ul Haq Dorong Siswa SNT Berani Raih Kampus Terbaik Dunia

Iklan Landscape Smamda
Fajar Riza Ul Haq Dorong Siswa SNT Berani Raih Kampus Terbaik Dunia
pwmu.co -

Lagu Aku Pasti Bisa mengawali pertemuan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq dengan para siswa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (18/8/2026).

Di tengah ruang belajar, Fajar ikut bernyanyi bersama siswa dan para guru. Percakapan kemudian mengalir tentang keberanian mencoba, cita-cita, hingga masa depan anak-anak daerah yang kini memiliki kesempatan untuk menatap pendidikan hingga kampus terbaik di dunia.

Kunjungan Fajar tidak hanya diisi dengan melihat ruang kelas dan fasilitas sekolah. Ia memilih berdialog langsung dengan siswa yang menjadi bagian dari angkatan pertama SNT, program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Kepada Akmal, salah seorang siswa yang tampil percaya diri, Fajar mengapresiasi keberanian dan mental yang ditunjukkan.

“Di SNT jangan takut mencoba hal baru. Itu bagian dari growth mindset,” pesan Fajar.

Menurutnya, perjalanan menuju keberhasilan tidak selalu dimulai dengan hasil yang sempurna. Proses mencoba, mengalami kegagalan, belajar, dan bangkit kembali menjadi bagian penting dalam perkembangan setiap individu.

Dalam dialog lainnya, Fajar berbincang dengan Kia, seorang siswi yang mengaku tertarik belajar di SNT karena fasilitas dan suasana pembelajaran yang berbeda.

“Sekolahnya bagus, fasilitasnya lengkap, gaya belajarnya juga berbeda sehingga membuat kami nyaman. Di sini juga tidak ada perundungan,” tutur Kia.

Menanggapi hal itu, Fajar mengingatkan bahwa fasilitas pendidikan yang diberikan negara perlu dimanfaatkan dengan kesungguhan.

“Adik-adik harus bersyukur diberi fasilitas yang lengkap dan nyaman. Manfaatkan belajar di SNT sebaik mungkin dan jadilah yang terbaik di bidang masing-masing,” pesannya.

Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua melalui para siswa. Menurut Fajar, setiap anak memiliki minat, bakat, dan jalan hidup yang berbeda.

“Beda itu indah. Sepuluh atau dua puluh tahun lagi jangan menjadi orang biasa saja. Kalian harus menjadi orang-orang luar biasa yang membangun bangsa dan daerah masing-masing,” ujarnya.

Mimpi besar itu terlihat ketika salah seorang siswi menceritakan pengalaman belajarnya di SNT. Ia mengatakan para siswa dibiasakan berpikir kritis dan mempelajari bahasa asing untuk memperluas wawasan.

Siswi tersebut bahkan memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Fajar menyambut cita-cita itu dan mendorong anak-anak dari daerah untuk berani memandang masa depan dengan cakrawala yang lebih luas.

“Dengan SNT, adik-adik bisa kuliah di luar negeri. Pak Presiden Prabowo membuka mimpi itu dengan adanya SNT,” kata Fajar.

“Di SNT sudah terbuka gerbang untuk meraih cita-cita, bisa masuk kampus terbaik di dalam maupun luar negeri,” lanjutnya.

Ia mendorong para siswa memperkuat kemampuan bahasa asing untuk membuka wawasan global. Namun, menurutnya, kemampuan tersebut tetap harus berjalan seiring dengan nilai dan jati diri Indonesia.

“Jangan jadi anak manja. Setelah masuk SNT, banyak peluang yang bisa diraih,” pesannya.

SMPM 5 Pucang SBY

SNT merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Pemerintah menargetkan 500 layanan SNT pada jenjang SMP hingga SMA secara bertahap sampai 2029.

Pembelajaran di SNT berfokus antara lain pada STEAMS, yang mencakup STEM, seni, dan olahraga, serta pengayaan global dengan tetap berakar pada nilai Indonesia.

Program tersebut diarahkan untuk menjawab ketimpangan mutu pendidikan antardaerah. Berdasarkan data Kemendikdasmen yang bersumber dari Dapodik per 30 Juni 2025 dan Rapor Pendidikan 2025, baru 263 dari 7.288 kecamatan atau sekitar 4 persen yang memiliki SMP dan SMA dengan capaian mutu baik.

Fajar menekankan, di tengah fasilitas modern dan standar pendidikan yang diperkuat, SNT harus tetap inklusif dan terbuka bagi anak-anak dari berbagai daerah.

Menurutnya, kehadiran SNT tidak boleh menciptakan jarak, tetapi harus memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bermutu.

Manfaatnya juga diharapkan tidak berhenti pada siswa yang belajar di dalamnya. SNT dirancang menjadi katalisator peningkatan mutu pendidikan di daerah melalui pengembangan kompetensi guru, laboratorium pembelajaran, fasilitas bersama, kemitraan, serta pengimbasan praktik baik kepada sekolah-sekolah di sekitarnya.

Pada 2026, SNT dibangun di 37 lokasi. Sebanyak 17 kabupaten dan kota dipersiapkan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027, termasuk Kabupaten Bone Bolango.

Dalam kunjungannya, Fajar juga berdialog dengan para guru SNT. Melihat banyak guru berasal dari generasi muda, ia meminta mereka membawa semangat baru dalam proses pembelajaran.

“Guru-gurunya muda, harus punya semangat baru,” katanya.

Fajar juga menaruh perhatian pada pembentukan kemampuan siswa dalam meregulasi emosi. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pengembangan kecerdasan intelektual.

“Adik-adik dilatih bukan hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional,” ujar Fajar.

Pendekatan tersebut sejalan dengan desain SNT yang memadukan transformasi infrastruktur, sumber daya manusia, penguatan karakter, serta Pembelajaran Mendalam berbasis STEAMS.

Guru-guru SNT juga diarahkan untuk menjadi sumber pengimbasan bagi tenaga pendidik di sekolah-sekolah sekitar.

Bagi Fajar, keberhasilan SNT tidak dapat diukur hanya dari kemegahan gedung dan kelengkapan fasilitas. Ukuran terpenting adalah manusia yang tumbuh dan berkembang di dalamnya.

“SNT harus melahirkan calon-calon pemimpin bangsa,” tegasnya.

Lagu Aku Pasti Bisa yang dinyanyikan pada awal kunjungan seolah menjadi gambaran semangat yang ingin dibangun melalui SNT. Dari Bone Bolango, seorang siswi berani menyebut University of California, Berkeley, sebagai bagian dari cita-citanya.

Sementara siswa lainnya membawa mimpi masing-masing. Melalui SNT, kesempatan untuk menatap masa depan yang lebih luas diharapkan terbuka bagi anak-anak dari berbagai daerah, agar mereka tumbuh menjadi yang terbaik di bidangnya dan mengambil bagian dalam membangun Indonesia Emas 2045.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu