SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik menggelar Final Project kelas IX DTCP bertema “From Zero to Digital Hero”. Kegiatan ini menampilkan kemampuan digital siswa, mulai dari pembuatan website, Internet of Things (IoT), hingga aplikasi kreatif.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah proyek IoT pemantauan kualitas air yang dikembangkan oleh Ardi Rais Ramadhan.
“Proyek ini bertujuan agar masyarakat bisa memantau kualitas air di sekitar mereka secara real-time. Dengan IoT, informasi jadi lebih cepat dan akurat,” jelas Ardi.
Koordinator DTCP, Rizky Mutiara Citra, S.Pd., menilai Final Project tahun ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan digital siswa.
Ia mencontohkan salah satu karya berupa pembuatan website CV Hinamb, yang digunakan Ardi untuk mendukung usaha keluarganya.
“Dari membuat website ini, Ardi tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga berhasil mendapatkan penghasilan sendiri. Ini bukti nyata bahwa kemampuan digital bisa langsung diterapkan untuk dunia nyata,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Kepala Sekolah, Yugo Triawanto, M.Si. yang menilai inovasi dan kreativitas siswa terus berkembang.
Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan digital sejak dini sebagai bekal menghadapi era industri 4.0, sekaligus mendorong lahirnya karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, evaluasi akademik turut diperkuat dengan kehadiran dosen dari Departemen Sistem Informasi, yaitu Nisfu Asrul Sani, S.Kom., M.Sc., dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Kehadiran akademisi ini memberikan penilaian mendalam dari sisi teknis maupun konsep, sekaligus menambah bobot ilmiah terhadap karya siswa.
Kegiatan Final Project ini tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga sarana motivasi bagi siswa untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Melalui program ini, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi digital yang kreatif, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments