Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gariskan Visi “Perempuan Berkemajuan”, Sambutan Ketua PDA Banyuwangi Bakar Semangat Kader Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Gariskan Visi “Perempuan Berkemajuan”, Sambutan Ketua PDA Banyuwangi Bakar Semangat Kader Aisyiyah
Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah oleh PDA Banyuwangi di Aula SMK Muhammadiyah 2 Genteng pada Minggu (31/05/2026). (Cici Arista/PWMU.CO).
pwmu.co -

Aula SMK Muhammadiyah 2 Genteng yang akrab disapa Aula Stemda mendadak padat sejak pagi. Pada Minggu (31/05/2026), ribuan perempuan tangguh berkumpul dengan satu napas pergerakan dalam rangka memperingati Milad ke-109 ‘Aisyiyah tingkat Kabupaten Banyuwangi.

Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Memperwujudkan Perdamaian”, agenda tahunan ini terancang bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi panggung penegasan arah baru dakwah perempuan di ujung timur Pulau Jawa.

Gelombang hadirin mengalir sejak pukul 07.00 WIB dan memenuhi ruang acara hingga menjelang tengah hari, tepat pukul 11.50 WIB.

Kegiatan ini terhadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, utusan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), serta Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca).

Hadirkan Bupati Banyuwangi

Ruang inklusi dakwah ini juga terhadiri oleh Bupati Banyuwangi, Hj Ipuk Fiestiandani SPd MKP. Ia menyampaikan sambutan secara virtual, berdampingan dengan para tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) perempuan tingkat kabupaten.

Di atas podium, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Banyuwangi, Laili Dwi Damayanti SPsi membuka sambutannya dengan untaian doa mendalam untuk jajaran pimpinan Muhammadiyah daerah yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Menatap ratusan pasang mata yang hadir, Laili Dwi Damayanti SPsi menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para mitra gerakan dari berbagai ormas perempuan.

Kehadiran lintas organisasi ini, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa urusan kemanusiaan melampaui sekat-sekat organisasi.

Alih-alih hanya berpidato normatif, Laili Dwi Damayanti SPsi memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan laporan progresif organisasi.

Menindaklanjuti instruksi Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah dan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, PDA Banyuwangi mengimplementasikan enam langkah taktis yang telah berjalan secara nyata.

Langkah tersebut dimulai dari syiar visual melalui pemasangan banner secara masif di seluruh pimpinan cabang dan Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA).

Investasi SDM

Selain itu, investasi sumber daya manusia melalui pelatihan Master of Ceremony (MC) yang telah berlangsung sejak April lalu. Hingga penyelenggaraan Lomba Profil Pimpinan Cabang untuk memperkuat dokumentasi kelembagaan.

Salah satu program yang paling menyita perhatian adalah komitmen PDA Banyuwangi dalam melakukan migrasi dakwah ke ruang siber.

Gerakan Digitalisasi Dakwah kini diwujudkan dengan mendokumentasikan berbagai aktivitas syiar melalui platform Instagram, Facebook, dan Twitter.

SMPM 5 Pucang SBY

“Ke depan, semua aktivitas ‘Aisyiyah di tingkat ranting, cabang, dan daerah insyaallah akan disiarkan melalui ruang digital. Jika dakwah digital ini dilaksanakan dan dilombakan, ini akan menjadi bukti gerakan dakwah kita di era sekarang” tegasnya di hadapan ribuan kader.

Selaras dengan keterbukaan zaman, transparansi keuangan internal juga terus didorong melalui Pelatihan Administrasi Keuangan yang berlangsung secara terpusat.

Sementara itu, di area luar aula, kemandirian finansial diwujudkan melalui Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ‘Aisyiyah yang seluruh stan-nya dikelola oleh masing-masing PCA.

“Hari ini memang kita khususkan untuk pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ‘Aisyiyah agar ke depan perempuan ‘Aisyiyah bisa benar-benar mandiri secara ekonomi dan menopang kesejahteraan keluarga” tambahnya.

Refleksi Kerja Ikhlas

Terkait pengumuman pemenang dari rangkaian lomba yang telah terlaksana, Laili Dwi Damayanti SPsi memberikan suntikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan bahwa kompetisi tersebut hanyalah sarana untuk memacu semangat kepengurusan.

“Kalah bukan berarti salah. Bagi yang menang, ini hanya menjadi penyemangat kita bersama bahwa kita semua sudah bergerak melaksanakan apa yang menjadi instruksi dan pedoman dari Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Laili Dwi Damayanti SPsi menyampaikan refleksi penting bahwa kerja ikhlas di lapangan harus berjalan beriringan dengan ketertiban legalitas formal yang kuat hingga tingkat akar rumput.

“Rata-rata ibu-ibu ‘Aisyiyah ini sudah bergerak nyata dengan sangat ikhlas di lapangan. Namun, kadang-kadang kita lupa mendokumentasikannya atau mengarsipkannya, terutama untuk akta pendirian amal usaha di tingkat cabang dan ranting. Ke depan, tata kelola kelembagaan ini harus jauh lebih baik” pesannya.

Di akhir pidato, Laili Dwi Damayanti SPsi kembali menegaskan arah besar gerakan ‘Aisyiyah yang melintasi berbagai batas sosial demi menjalankan misi kemanusiaan yang universal.

“Semua gerakan kemanusiaan, gerakan berderma, dan gerakan berbagi ini kita lakukan bukan hanya untuk anggota ‘Aisyiyah semata, tetapi tulus untuk seluruh masyarakat bangsa” pungkasnya.

Melalui manifestasi “Perempuan Berkemajuan” yang diamanatkan oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, ‘Aisyiyah Banyuwangi kini siap melangkah lebih tegak, membawa dakwah pencerahan yang ramah, modern, dan mandiri demi terciptanya perdamaian yang hakiki.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 04/06/2026 10:15
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu