Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gema Suara Aisyiyah Meriahkan Garasi Cup 2026, Penampilan Ibu-Ibu Drumband Curi Perhatian Penonton

Iklan Landscape Smamda
Gema Suara Aisyiyah Meriahkan Garasi Cup 2026, Penampilan Ibu-Ibu Drumband Curi Perhatian Penonton
Satuan Drumband Gema Suara Aisyiyah saat tampil dalam ajang Garasi Cup 2026 di Perguruan Muhammadiyah Bungah, Gresik. (Sabtu, 30/5/2026) (Alkafiah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tepuk tangan dan sorak sorai ratusan penonton menggema di Lapangan SMK Muhammadiyah 1 (SMK Mutu) Gresik, Sabtu (31/5/2026). Mereka antusias menyaksikan penampilan barisan ibu-ibu berseragam nasional Aisyiyah yang tampil rapi dengan perlengkapan drumband lengkap.

Mereka merupakan personel satuan drumband Gema Suara Aisyiyah, kelompok drumband yang dibentuk oleh Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bungah. Satuan ini diketuai oleh Rita Maralina, S.E., S.Pd.

Pada ajang Kejuaraan Drumband Terbuka Piala Dinas Pendidikan Garasi Cup 2026 se-Jawa Timur, Gema Suara Aisyiyah hadir bukan sebagai peserta lomba. Mereka mendapat undangan khusus dari panitia untuk memeriahkan acara sekaligus memperkenalkan keberadaan satuan drumband tersebut kepada masyarakat luas.

Suasana lapangan sempat hening saat para personel menempati posisi masing-masing di tengah arena. Namun, keadaan berubah menjadi riuh ketika 35 personel mulai memainkan alat musik mereka.

Tiga lagu daerah yang dibawakan, yakni Perahu Layar, Rek Ayo Rek, dan Bungo Jeumpa, sukses menghibur para penonton. Sejak lagu pertama dimainkan hingga penampilan berakhir, perhatian penonton tidak lepas dari aksi para ibu-ibu tersebut.

Antusiasme penonton bahkan terus berlanjut setelah penampilan selesai. Pembawa acara sempat menawarkan kepada penonton untuk meminta lagu tambahan.

“Bagaimana penonton mau lagi, mau lagu apa?”

Akhirnya, lagu Perahu Layar kembali dipilih untuk dimainkan. Pada penampilan tambahan tersebut, suasana semakin meriah. Sejumlah panitia lomba ikut menikmati alunan musik sambil memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi atas semangat para personel.

“Lumayan Bu, terkumpul Rp. 308.000 dari hasil saweran panitia tadi”, ucap Rita Maralina diiringi tawa.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Rita, penampilan tersebut dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat.

“Latihan kali ini tidak membutuhkan waktu terlalu lama, cukup 5 kali latihan dan Alhamdulillah sudah bisa menghibur peserta maupun penonton yang hadir disini”, tambah wanita yang akrab disapa Bu Rita.

Ia berharap keberadaan Gema Suara Aisyiyah dapat menjadi sarana mengenalkan gerakan Aisyiyah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Harapan kedepannya, kehadiran Gema Suara ‘Aisyiyah disini mampu menarik masyarakat untuk ikut terlibat dalam gerakan ‘Aisyiyah sehingga ini menjadi salah satu strategi dalam membumikan nilai-nilai Islam berkemajuan”, lanjutnya.

Gema Suara Aisyiyah tidak hanya hadir sebagai hiburan bagi penonton. Kehadirannya juga membawa misi dakwah melalui ekspresi seni dan budaya.

Melalui kegiatan tersebut, Aisyiyah berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan pendekatan yang lebih kreatif dan membumi. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai tingkatan organisasi dalam mengembangkan dakwah yang inovatif sekaligus berkemajuan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 31/05/2026 14:25
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu