SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak dalam menyelenggarakan kegiatan “Imigration Goes to School”, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Cordoba Convention Hall Smamio ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI sebagai bagian dari upaya memberikan edukasi mengenai keimigrasian sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi komprehensif mengenai paspor. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis paspor beserta kegunaannya, pentingnya memiliki paspor sebagai dokumen perjalanan internasional, prosedur pembuatan paspor, hingga berbagai informasi dan fakta menarik seputar dokumen keimigrasian tersebut.
Tidak hanya membahas aspek administratif, narasumber dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak juga memberikan edukasi mengenai pentingnya bermigrasi secara aman.
Kenali Pembuatan Paspor Mandiri, Hindari Calo
Para siswa mendapat pemahaman tentang berbagai kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang maupun eksploitasi kerja di luar negeri.
Termasuk fenomena WNI yang terjerumus menjadi admin judi online akibat tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi tanpa memastikan legalitas dan keamanan perusahaan yang menawarkan pekerjaan tersebut.
Selain itu, siswa juga diingatkan untuk selalu mengurus pembuatan paspor secara mandiri melalui jalur resmi dan menghindari penggunaan jasa calo yang dapat merugikan masyarakat.
Edukasi ini harapannya dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya mematuhi prosedur resmi dalam setiap pengurusan dokumen keimigrasian.
Pada kesempatan yang sama, para siswa juga dikenalkan dengan Politeknik Imigrasi (Poltekim) sebagai salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mencetak sumber daya manusia profesional di bidang keimigrasian.
Pengenalan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan dan karier di masa depan.
Sebagai rangkaian kegiatan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak juga menghadirkan Pasporia, yaitu layanan pembuatan paspor yang diselenggarakan di Ruang Granada Smamio.
Layanan ini memberikan kemudahan bagi warga sekolah yang ingin mengajukan permohonan paspor secara langsung tanpa harus datang ke kantor imigrasi.
Apresiasi Kepala Smamio
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ustadzah Ulyatun Nikmah MPd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak atas kesediaannya hadir untuk memberikan edukasi secara langsung kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswi kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar para siswa memahami fungsi dan pentingnya paspor, mengetahui prosedur pembuatannya secara benar, serta memiliki bekal pengetahuan untuk menghindari berbagai modus penipuan pekerjaan di luar negeri” ujarnya.
Ia berharap kegiatan Imigration Goes to School dapat meningkatkan literasi keimigrasian para siswa sekaligus memperkuat branding SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik sebagai “Career and Research School”.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga meninggalkan kesan positif bagi para peserta. Salah satunya disampaikan oleh Rizka Anisa, siswi kelas XI-4, yang mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan Imigration Goes to School. Materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami” terangnya.
Menurut Anis, ia menjadi lebih memahami tentang keimigrasian, terutama mengenai fungsi paspor, cara pembuatannya, serta pentingnya berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang belum tentu aman.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bekal di masa depan” ungkap Anis.
Melalui kegiatan ini, semoga para siswa semakin sadar akan pentingnya memiliki dokumen perjalanan yang sah, memahami prosedur keimigrasian yang benar, serta menjadi generasi muda yang lebih bijak dan waspada dalam menyikapi berbagai tawaran bekerja maupun beraktivitas di luar negeri.
Kehadiran program Imigration Goes to School menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berwawasan global, taat hukum, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments