Momen pengumuman kelulusan siswa kelas VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, berlangsung penuh haru dan kebahagiaan pada Selasa (2/6/2026). Sebanyak 52 siswa akhirnya dapat bernapas lega setelah dinyatakan lulus 100 persen pada Tahun Ajaran 2025-2026.
Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi rasa penasaran dan ketegangan. Setelah menikmati libur panjang Iduladha, Hari Tasyrik, dan libur nasional, para siswa kembali ke sekolah dengan berbagai perasaan yang bercampur aduk menanti hasil kelulusan mereka.
Salah satu siswa, Vanza Oktalisa Hariyadi, mengaku tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah mendengar pengumuman tersebut.
“Pagi setengah siang ini saya dan juga kawan-kawan begitu senang dan gembira. Lima belas menit lalu perasaan kami masih bercampur aduk,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Azarin Ayu Zahira Wicaksono Soegito yang mengaku seluruh siswa merasakan kebahagiaan yang sama.
“Tidak ada yang tidak bahagia, semua senang,” katanya.
Sebelum pengumuman disampaikan, para siswa sempat dibuat tegang oleh berbagai informasi yang beredar. Bahkan muncul kabar bahwa ada siswa yang kemungkinan harus mengulang tahun ajaran berikutnya.
Namun suasana berubah ketika Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran pimpinan sekolah memberikan pengarahan dan pesan-pesan kepada para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Lilik mengingatkan agar seluruh siswa tetap berbesar hati menerima apa pun hasil yang akan diumumkan serta menjaga sikap saling mendukung satu sama lain.
“Berbesar hatilah menerima apa pun kabar yang kalian terima,” pesannya.
Sebelumnya, dewan guru telah menggelar rapat penetapan kelulusan berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan sekolah. Kriteria tersebut meliputi penyelesaian seluruh program pembelajaran dari kelas I hingga VI, pencapaian sikap dan akhlak yang baik, mengikuti asesmen sekolah, memenuhi standar ketuntasan belajar, memiliki tingkat kehadiran yang baik, serta menyelesaikan hafalan Juz Amma dan satu surat pilihan.
Momen yang paling dinantikan akhirnya tiba ketika para siswa diminta membuka surat yang telah disiapkan sekolah. Tanpa sepengetahuan mereka, surat kelulusan tersebut telah diselipkan di bawah kursi masing-masing.
Saat surat dibuka secara bersamaan, suasana aula mendadak berubah menjadi penuh haru.
“Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah…” seru Muhammad Maulana Rasya A bersama teman-temannya.
Tangis bahagia pun pecah. Sebagian siswa saling berpelukan, sementara yang lain mengucapkan syukur dengan mata berkaca-kaca setelah mengetahui seluruh siswa dinyatakan lulus.
Kebahagiaan itu kemudian berlanjut di halaman gedung baru sekolah. Para siswa berjalan bersama menuju halaman dan melakukan sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih atas hasil yang mereka raih.
Mereka bahkan melemparkan jaket angkatan ke udara sebelum menggunakannya sebagai alas untuk bersujud bersama.
Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang dicapai seluruh siswa kelas VI tahun ini.
“Alhamdulillah, dari 52 siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025-2026 dinyatakan lulus 100 persen,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut menjadi penutup manis perjalanan enam tahun para siswa di SD Almadany. Dengan bekal akademik, karakter, dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama masa belajar, mereka kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Momen kelulusan ini tidak hanya menjadi hari yang membahagiakan bagi para siswa, tetapi juga bagi guru dan orang tua yang telah mendampingi proses belajar mereka selama bertahun-tahun. Tangis haru dan sujud syukur yang mewarnai pengumuman kelulusan menjadi bukti bahwa setiap perjuangan selalu memiliki akhir yang indah.





0 Tanggapan
Empty Comments