Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kepala Dinas Pendidikan Gresik: Anak Lebih Berharga daripada Berlian

Iklan Landscape Smamda
Kepala Dinas Pendidikan Gresik: Anak Lebih Berharga daripada Berlian
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. H. S. Hariyanto, S.Pd., M.M. saat menyampaikan motivasi pada kegiatan Special Moment #12 (Albani Khamenei/PWMU.CO).
pwmu.co -

Di hadapan ratusan siswa dan wali murid SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. H. S. Hariyanto, S.Pd., M.M., mengingatkan pentingnya menempatkan pendidikan dan pembinaan karakter anak sebagai prioritas utama dalam keluarga.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan Special Moment #12 Kelas VI bertema Embracing Tomorrow: A New Chapter Unfolds di Ballroom Aston Gresik Hotel and Conference Center, Ahad (7/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Hariyanto menegaskan bahwa nilai seorang anak jauh lebih berharga dibandingkan harta benda apa pun, termasuk berlian yang bernilai miliaran rupiah.

“Jika memiliki satu kilogram berlian, tentu kita akan menyimpannya di tempat paling aman dan paling istimewa. Namun, anak-anak yang dititipkan Allah kepada kita jauh lebih berharga daripada itu. Karena itu, sudah seharusnya mereka dijaga, dididik, dan dibimbing dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Hariyanto kemudian mengajak para orang tua untuk mensyukuri amanah yang diberikan Allah Swt. melalui kehadiran anak-anak dalam keluarga. Menurutnya, Al-Qur’an telah memberikan teladan mengenai pola pendidikan keluarga yang mampu melahirkan generasi unggul. Ia mengutip Surat Ali Imran ayat 33 sebagai salah satu landasan dalam membangun karakter anak.

Menurut Hariyanto, salah satu kunci keberhasilan pendidikan keluarga Nabi Ibrahim As. adalah mendahulukan perintah Allah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui pembiasaan ibadah yang ditanamkan sejak usia dini.

Untuk menguatkan pesannya, ia mengajak para siswa berdialog secara langsung. Ketika menanyakan siapa yang dibangunkan orang tuanya untuk melaksanakan salat Subuh, puluhan siswa mengangkat tangan dan maju ke depan panggung.

“Mantap, ini luar biasa. Terima kasih kepada ayah dan bunda yang telah membangun kebiasaan baik dalam keluarga. Inilah fondasi utama yang akan membentuk anak-anak hebat di masa depan,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Pada sesi berikutnya, Hariyanto meminta salah seorang siswa menyampaikan hadiah yang paling diinginkan dari orang tuanya. Atharizz Dzakia Daffa Bramantyo, siswa kelas VI Biomedic, menjawab bahwa dirinya mengharapkan doa terbaik untuk masa depannya.

Jawaban tersebut mendapat tanggapan dari Hariyanto. Menurutnya, respons tersebut menunjukkan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai akhlak serta spiritual kepada anak.

“Anak-anak yang menginginkan doa terbaik dari orang tuanya menunjukkan bahwa mereka memahami makna kesuksesan yang sesungguhnya. Yang mereka cari bukan semata-mata materi, tetapi keberkahan dan dukungan orang tua,” tuturnya.

Menutup sesi motivasi, Hariyanto berpesan agar para lulusan tetap rendah hati dalam meraih cita-cita. Ia juga mengajak para siswa untuk terus menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua.

“Saya doakan kalian menjadi generasi yang sukses, cita-citanya tercapai, tetap tawadhu, serta tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah. Setelah acara ini, temui ayah dan bunda, cium tangan mereka, lalu ucapkan terima kasih,” pesannya.

Kegiatan Special Moment #12 merupakan bagian dari rangkaian pelepasan siswa kelas VI Berlian Primary School. Selain menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi motivasi bagi siswa dan orang tua terkait pentingnya pendidikan karakter dalam keluarga. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 10/06/2026 10:22
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu