Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Muhammadiyah Boarding School (MBS) SMP Muhammadiyah 5 Tulangan atau SMP Mulia.
Di tengah semangat kemerdekaan, sebanyak 12 pengurus Organisasi Santri MBS Mulia (Osama) resmi dilantik untuk mengemban amanah kepengurusan periode 2026–2027 di Hall Outdoor SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, Senin (17/08/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi dan pembentukan karakter kepemimpinan santri. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah MBS SMP Mulia Tulangan dalam mewujudkan cita-cita menuju pesantren yang berkemajuan.
Dalam kepengurusan baru tersebut, M. Faiz Putra Mahadi dipercaya sebagai Ketua Osama periode 2026–2027. Ia diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi sekaligus teladan bagi seluruh santri dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Pelantikan turut dihadiri Kepala SMP Mulia Tulangan Muhammad Arief, M.Pd., Mudir MBS Mulia Hizbullah Hatta, M.Pd., serta Ketua PCM Tulangan Abdillah Adi, S.E.
Hadir pula seluruh ustaz, musyrif, serta santri kelas 7 dan 8 MBS SMP Mulia.
Kepala SMP Mulia menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan bahwa pelantikan Osama merupakan bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan di lingkungan MBS SMP Mulia.
“Momentum HUT RI ke-81 ini kita jadikan momen untuk melantik santri-santri hebat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Osama, Amanah ini adalah sebuah tanggung jawab, MBS SMP Mulia akan selalu melekat sampai kapan pun dan di mana pun,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengalaman selama menjadi santri di MBS Mulia bukan sekadar bagian dari perjalanan pendidikan, tetapi juga menjadi bekal pembentukan karakter dan kepemimpinan yang akan terus melekat dalam kehidupan para santri.
Mudir MBS Mulia Hizbullah Hatta, M.Pd., menekankan pentingnya aturan dan ketegasan dalam menjalankan sebuah organisasi.
Menurutnya, organisasi santri tidak boleh hanya menjadi simbol kepengurusan. Osama harus menjadi ruang pendidikan nyata bagi para santri untuk belajar bertanggung jawab, disiplin, mengambil keputusan, serta menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana.
“Osama harus menjadi ruang pendidikan yang nyata bagi para santri untuk belajar bertanggung jawab, disiplin, mengambil keputusan, serta menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana, jadikan Osama ini sebagai tempat untuk berlatih dan berjuang,” ungkapnya.
“Osama agar mampu menjalankan roda organisasi dengan disiplin, konsisten, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kepesantrenan,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua PCM Tulangan Abdillah Adi, S.E., terhadap perkembangan MBS Mulia yang dinilai telah memberikan banyak kontribusi positif serta turut mengharumkan nama SMP Mulia Tulangan.
Ia berpesan agar berbagai capaian positif yang telah diraih MBS Mulia terus dijaga, dikembangkan, dan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.
Ketua PCM Tulangan memberikan julukan khusus kepada Ketua Osama terpilih, M. Faiz Putra Mahadi, sebagai “Sang Alpha”.
Julukan tersebut diharapkan menjadi simbol karakter kepemimpinan yang tangguh, berani, bertanggung jawab, serta mampu menjadi benteng terakhir yang kuat dalam menjaga amanah organisasi.
Kepala Sekolah menambahkan, kepengurusan Osama MBS SMP Mulia periode 2026–2027 diarahkan untuk senantiasa berjalan seiring dengan visi MBS Mulia, yakni “Beradab dan Berilmu.”
Visi tersebut menjadi fondasi agar seluruh aktivitas organisasi tidak hanya berorientasi pada kemampuan kepemimpinan dan pencapaian program, tetapi juga dibangun di atas adab, akhlak, ilmu, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Osama diharapkan mampu menjadi laboratorium kepemimpinan bagi para santri, dari organisasi inilah para santri belajar bagaimana memimpin sekaligus dipimpin, belajar bertanggung jawab serta belajar mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” tambah Kepala Sekolah.
Dengan berpegang teguh pada adab dan ilmu, serta semangat kemerdekaan dan perjuangan, Osama MBS Mulia diharapkan mampu melahirkan kader-kader santri yang tangguh, disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan menuju pesantren yang berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments