Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Laren menggelar pengajian rutin cabang di halaman Masjid Baitur Rohmat, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Centini, Kabupaten Lamongan, Ahad (2/8/2026). Pengajian menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, Dr. KH. M. Nurul Humaidy, M.Ag, sebagai narasumber utama.
Kegiatan ini dihadiri warga Muhammadiyah beserta organisasi otonom (Ortom) se-Cabang Laren. Turut hadir jajaran PDM Lamongan, di antaranya Masroin Asyafani, M.A., dan Drs. Fathur Rohim Suhadi, Kepala Desa Centini Muhammad Ainur Rofiq, SKM, pimpinan persyarikatan, serta tokoh masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Ust. M. Rofiq, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Arifah, S.Ag., kader Nasyiatul Aisyiyah (NA) PRNA Jabung, yang membacakan Surah Al-Fath ayat 1–4. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah yang dipandu tim paduan suara PRNA Centini.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Centini, H. Maslich, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan PCM Laren yang menunjuk ranting Centini sebagai tuan rumah pengajian cabang. Ia berharap kegiatan rutin tersebut dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat semangat dakwah Muhammadiyah hingga tingkat ranting.
Harmoni Muhammadiyah dan NU
Salah satu sambutan yang menarik perhatian datang dari Kepala Desa Centini, M. Ahmad Rofiq, S.Kep., yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Centini. Ia mengungkapkan rasa syukur atas hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Muhammadiyah dan NU di desanya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya terbangun dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga dalam pembangunan desa. Ia menyebut dirinya bersama H. Maslich memiliki peran yang saling melengkapi, baik sebagai pemimpin organisasi keagamaan maupun sebagai unsur pemerintahan desa.
Ia juga menceritakan bagaimana warga Muhammadiyah dan NU saling membantu ketika membangun masjid. Saat NU membangun masjid, warga Muhammadiyah ikut bergotong royong. Begitu pula ketika Muhammadiyah membangun Masjid Baitur Rohmat, warga NU turut hadir membantu.
“Alhamdulillah, desa kami tetap kondusif dan harmonis,” ujarnya.
Persiapan Menuju Muktamar ke-49
Mewakili PCM Laren, Fathul Mubin, M.A., menyampaikan sejumlah agenda organisasi. Ia mengingatkan setiap ranting untuk menyiapkan masing-masing dua operator agen dan dua verifikator Kartu Tanda Anggota (KTA), serta segera menyelesaikan proses migrasi dan verifikasi data anggota Muhammadiyah sebagai bagian dari persiapan Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Medan. Proses tersebut ditargetkan rampung paling lambat 31 Agustus 2026.
Program Strategis Muhammadiyah Lamongan
Mewakili PDM Lamongan, Masroin Asyafani memaparkan sejumlah program strategis yang sedang dijalankan. Di antaranya pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di Situbondo atas amanah PWM Jawa Timur, pendampingan manajemen klinik dan Balai Pengobatan Muhammadiyah, serta pembentukan Holding Company Amal Usaha Muhammadiyah Kesehatan (AUMKes) Lamongan.
Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah Lamongan saat ini mengelola empat rumah sakit, yakni Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan (RSMKL), Rumah Sakit Muhammadiyah Babat (RSMB), dan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat (RSUMB).
Selain menyampaikan program organisasi, Masroin mengajak warga Muhammadiyah untuk terus memakmurkan masjid, memperkuat persatuan, dan mengembangkan dakwah Islam berkemajuan di tengah masyarakat.
Dengan gaya yang diselingi humor, ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan semangat berinfak. Menurutnya, banyak jamaah yang bertahun-tahun tetap memberikan nominal yang sama ketika kotak infak diedarkan.
“Kalau selama ini istiqamah dua ribu rupiah, mari kita tingkatkan menjadi sepuluh ribu, lima puluh ribu, bahkan seratus ribu,” ujarnya yang disambut tawa para jamaah.
Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat tanah wakaf oleh Majelis Wakaf PDM Lamongan melalui Junaidi. Sertifikat diserahkan kepada PRM Brangsi sebanyak 15 sertifikat, PRM Centini empat sertifikat, dan PRM Pesanggrahan lima sertifikat.
Pengajian berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Jamaah mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai sebagai bentuk komitmen memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah di Cabang Laren.
Di akhir kegiatan, panitia mengumumkan perolehan infak jamaah sebesar Rp5.685.000. Panitia juga menetapkan PRM Gampang Sejati sebagai tuan rumah pengajian cabang berikutnya serta mengimbau agar persiapan dilakukan sejak dini dengan berkoordinasi bersama PCM Laren. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments