Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 21 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) secara rutin mendampingi pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Mushala Nurul Jadid, Desa Kemiri, setiap Senin dan Kamis. Program ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan spiritual anak-anak.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mushala Nurul Jadid tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus TPQ, wali santri, dan masyarakat setempat. Selain membantu meningkatkan kualitas pembelajaran agama, kehadiran mahasiswa KKN juga menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Dampingi Santri Belajar Al-Qur’an
Dalam setiap pertemuan, mahasiswa KKN mendampingi santri sesuai kemampuan masing-masing. Pendampingan dilakukan secara individual (sorogan) maupun berkelompok untuk membimbing bacaan Iqra’ dan Al-Qur’an, mulai dari kelancaran membaca, tajwid, hingga makharijul huruf.
Agar suasana belajar tidak membosankan, pembelajaran juga diselingi dengan penyampaian kisah-kisah Islami, hafalan doa sehari-hari, serta kuis interaktif yang mengajak santri lebih aktif mengikuti proses belajar.
Antusiasme para santri terlihat sepanjang kegiatan. Mereka bergantian membaca Al-Qur’an di hadapan pendamping, menghafalkan doa-doa harian, serta mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat.
Diikuti Sekitar 50 Santri
Ketua TPQ Mushala Nurul Jadid menjelaskan bahwa kegiatan belajar di TPQ diikuti sekitar 50 santri dari berbagai jenjang pendidikan.
“Di TPQ ini terdapat sekitar 50 anak, mulai dari TK, SD, hingga SMP,” ujarnya.
Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak usia dini.
Sementara itu, mahasiswa KKN berharap pendampingan yang dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an para santri.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak semakin lancar membaca Al-Qur’an, menumbuhkan semangat mengaji, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN,” ujar salah seorang mahasiswa KKN Kelompok 21 Umsura.
Perkuat Pendidikan Karakter
Pengurus TPQ dan masyarakat menyambut baik program pendampingan tersebut karena dinilai memberikan warna baru dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga memberikan motivasi kepada santri untuk lebih giat mengaji.
Melalui pendampingan yang dilaksanakan secara konsisten setiap pekan, KKN Kelompok 21 Umsura berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, berakhlak mulia, serta mencintai kegiatan keagamaan sejak usia dini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments