Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN Stikes Muhammadiyah Bojonegoro Kenalkan Menabung lewat Tabungan Kaleng

Iklan Landscape Smamda
KKN Stikes Muhammadiyah Bojonegoro Kenalkan Menabung lewat Tabungan Kaleng
Gambar ini diambil pada hari sabtu 8 agustus 2026 di MI Raudhotus Sholihin (Ghulamin Halim/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sejumlah siswa MI Raudhotus Sholihin Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, belajar mengenal pengelolaan uang melalui kegiatan menghias tabungan kaleng, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stikes Muhammadiyah Bojonegoro bertajuk “Edukasi Keuangan dan Gemar Menabung Sejak Dini”. Sebanyak 26 siswa kelas II dan III mengikuti kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–09.30 WIB tersebut.

Mahasiswa KKN menyampaikan materi literasi keuangan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa. Materi meliputi pengenalan uang, manfaat menabung, tujuan menabung, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Para siswa juga diajak memahami bahwa menabung tidak harus dimulai dengan jumlah uang yang besar. Kebiasaan tersebut dapat dibangun dengan menyisihkan sebagian uang secara rutin sesuai kemampuan.

Belajar Menabung melalui Aktivitas Kreatif

Setelah mendapatkan materi, siswa mengikuti kegiatan menghias dan mewarnai tabungan kaleng yang telah disiapkan mahasiswa KKN. Kaleng tersebut dilengkapi gambar dengan berbagai karakter yang dekat dengan dunia anak, seperti ikan dan putri duyung.

Setiap siswa bebas memilih warna dan menghias tabungannya sesuai kreativitas masing-masing. Aktivitas tersebut membuat pembelajaran tentang menabung berlangsung lebih interaktif karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga melakukan praktik secara langsung.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengenalkan bahwa menabung dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang menyenangkan. Tabungan yang dihias sendiri juga diharapkan dapat menjadi media pengingat bagi siswa untuk mulai menyisihkan uang secara rutin.

Salah satu mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada siswa agar tidak menganggap menabung sebagai kegiatan yang sulit.

“Menabung itu nggak harus banyak, kok. Bisa mulai dari 500 rupiah, 1.000 rupiah. Yang penting kita mau menyisihkan sedikit demi sedikit dan membiasakan diri menabung untuk kebutuhan di masa depan,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Pesan tersebut menekankan bahwa kebiasaan menabung tidak ditentukan oleh besar kecilnya nominal, melainkan konsistensi dalam menyisihkan uang.

Mengenal Kebutuhan dan Keinginan

Selain mengenalkan kebiasaan menabung, mahasiswa juga mengajak siswa memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan. Pemahaman tersebut menjadi bagian dari edukasi agar siswa mulai belajar menggunakan uang secara lebih bijak.

Dengan mengenali kebutuhan dan keinginan, siswa diharapkan dapat memahami bahwa tidak semua hal yang ingin dibeli harus segera diwujudkan. Sebagian uang dapat disisihkan terlebih dahulu untuk digunakan pada kebutuhan yang lebih penting di kemudian hari.

Kegiatan edukasi kemudian ditutup dengan aktivitas kreatif menghias tabungan. Para siswa tampak antusias memberikan warna pada tabungan masing-masing sesuai dengan pilihan mereka.

Mahasiswa KKN Stikes Muhammadiyah Bojonegoro berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa untuk mengenal literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menyisihkan uang secara rutin diharapkan dapat terus dilakukan di rumah maupun di sekolah.

Melalui kombinasi materi dan praktik, kegiatan ini tidak hanya mengenalkan konsep menabung, tetapi juga mengajak siswa belajar hemat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang sejak usia sekolah. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 12/08/2026 22:03
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu