Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Program Sehati (Sehat dan Sadar Jaminan Kesehatan Indonesia) di Desa Mindugading, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/7/2026).
Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan layanan JKN yang disediakan pemerintah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN Terpadu Kelompok 24 Umsida dengan RS Emma Mojokerto yang didampingi Puskesmas Kecamatan Tarik serta Bidan Desa Mindugading.
Ketua KKN Terpadu Kelompok 24, Anam, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi upaya membuka peluang kolaborasi pelayanan kesehatan di Kecamatan Tarik.
Menurutnya, selama ini Pemerintah Desa Mindugading dan Puskesmas Kecamatan Tarik telah menjalin kerja sama dengan salah satu rumah sakit mitra. Melalui pelibatan RS Emma Mojokerto, jejaring kerja sama diharapkan dapat semakin berkembang.
“Pelibatan RS Emma Mojokerto diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama antara tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Tarik, Bidan Desa Mindugading, dan tim RS Emma Mojokerto,” terang Anam.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Desa Mindugading.
Selain itu, Anam menjelaskan bahwa Program SEHATI juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai akses layanan kesehatan melalui JKN.
“Di sini masyarakat mendapat layanan gratis, edukasi tentang JKN, dan pemahaman bahwa akses pelayanan kesehatan dapat dimanfaatkan sesuai dengan hak kepesertaan yang dimiliki,” tuturnya.
Pada kegiatan tersebut, tenaga kesehatan dari RS Emma Mojokerto memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis kepada masyarakat.
Sementara itu, melalui layanan Pojok JKN, warga memperoleh informasi mengenai prosedur penggunaan JKN, cara mengakses fasilitas kesehatan, penggunaan aplikasi Mobile JKN, hingga administrasi kepesertaan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus berkonsultasi mengenai kepesertaan JKN.
Salah seorang peserta, Rohmatun, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Saya senang sekali ada pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini. Jadi bisa tahu kondisi kesehatan saya dan mendapat penjelasan langsung dari petugas,” ujarnya.
Ia mengatakan akan mengikuti anjuran tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan yang diterimanya.
Kepala Desa Mindugading, Sri Susilowati Dewi Kartikasari, S.P., juga mengapresiasi pelaksanaan Program SEHATI karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.
“Terima kasih kepada mahasiswa Umsida dan seluruh mitra layanan kesehatan atas terselenggaranya kegiatan ini. Pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama lansia, untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Pojok JKN turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan layanan JKN sehingga warga lebih memahami prosedur memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments