Mudir Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (PA PP) Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Ustadz Mujianto, M.Pd.I, secara resmi membuka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026) pagi di Masjid Al Ghoihab Al Mizan Putra.
Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh Ketua Badan Pembina PA PP Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, KH Drs. Soepandi beserta jajaran, seluruh pimpinan, guru, dan karyawan Al Mizan. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pendidikan dan pengabdian setelah libur selama tiga pekan.
Dalam sambutannya, Ustadz Mujianto mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh keluarga besar Al Mizan.
“Selamat datang kembali di pondok tercinta kita, kampus kita, sekolah kita. Setelah kurang lebih tiga pekan menikmati liburan bersama keluarga, kini saatnya kita kembali ke tempat perjuangan dan pengabdian untuk memulai tahun ajaran 2026/2027,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perjalanan panjang Al Mizan hingga saat ini tidak lepas dari kuatnya nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendidik dan pengabdi. Menurutnya, lembaga pendidikan akan tetap eksis selama nilai-nilai dasar tersebut terus dijaga dan diamalkan.
“Al Mizan telah melaju melewati berbagai dekade dan generasi. Saya yakin Al Mizan akan terus berdiri apabila nilai-nilai yang diajarkan oleh guru-guru kita tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ustadz Mujianto menjelaskan bahwa perkembangan zaman tidak dapat dihindari. Teknologi, metode pembelajaran, hingga sarana pendidikan akan terus berubah mengikuti kebutuhan masyarakat. Namun demikian, perubahan tersebut tidak boleh menggeser nilai-nilai fundamental yang menjadi ruh pendidikan Al Mizan.
“Zaman bisa berubah, kehidupan berubah, alat dan teknologi juga berubah. Tetapi ketika nilai-nilai ikut berubah, di situlah sebuah lembaga akan kehilangan jati dirinya. Al Mizan boleh berkembang dengan empat kampus atau lebih, tetapi nilai-nilainya harus tetap sama,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa seluruh pengabdi di lingkungan Al Mizan harus menjadikan keikhlasan, kebersamaan, dan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah pendidikan.
“Apabila nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kedisiplinan tidak lagi dijaga, maka sehebat apa pun perkembangan yang kita capai, semuanya bisa runtuh. Karena itu, nilai-nilai tersebut tidak boleh berubah meskipun dunia terus berkembang,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Mujianto juga memaparkan arah kebijakan pendidikan Al Mizan melalui integrasi kurikulum yang akan diterapkan pada Tahun Ajaran 2026/2027. Integrasi tersebut diharapkan mampu menguatkan sinergi antara pendidikan keagamaan, pendidikan formal, pembentukan karakter, serta pengembangan kompetensi santri agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Pembukaan KBM Tahun Ajaran 2026/2027 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh civitas PA PP Al Mizan Muhammadiyah Lamongan dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments