Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran sukses menggelar kegiatan OKTAS (Obrolan Berkualitas) Selasa, (16/06/2926).
Bertempat di MI Muhammadiyah 25 Surabaya, acara yang terkemas secara serius tapi santai (sersan) ini menghadirkan seluruh elemen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kenjeran untuk duduk bersama merumuskan arah gerak organisasi ke depan.
Pesan Ideologis
Sebelum diskusi inti dimulai, acara terbuka dengan arahan strategis dari Perwakilan PCM Ayahanda Sohib bersama Amang Muazam, wakil ketua yang membidangi.
Amang menekankan pentingnya peran pemuda dalam keberlangsungan persyarikatan.
“AMM adalah pelopor, penggerak, dan penerus Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Melalui Organisasi Otonom (Ortom), estafet kepemimpinan harus terus berjalan dengan menjaga marwah AUM, termasuk melalui penguatan budaya ibadah seperti salat berjamaah” ujarnya.
“AMM harus senantiasa bergerak dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Amang Muazam .
Sementara Ayahanda Sohib memperkuat esensi komitmen kader dalam merawat aset persyarikatan. Menurutnya, loyalitas berorganisasi harus dimulai dari hal-hal mendasar yang bersifat spiritual dan kedisiplinan.
“Merawat AUM diwujudkan dengan istiqamah melaksanakan salat berjamaah di masjid-masjid Muhammadiyah, khususnya di lingkungan PCM Kenjeran” tegas Sohib.
Selain itu, lanjutnya, komitmen berorganisasi harus dibangun melalui disiplin waktu, karena itulah kunci utama dari sebuah kesuksesan.
Dalam forum diskusi interaktif antar-kader AMM berhasil menentukan 3 nota kesepakatan bersama demi memperkuat soliditas gerakan AMM di Kenjeran:
- Pengukuhan AMM Kenjeran, Sebagai langkah legalitas dan penegasan struktur gerakan.
- Jadwal Piket dan Periodik Ortom, Untuk memastikan roda organisasi dan sekretariat tetap aktif serta teratur.
- Jadwal Pelaksanaan OKTAS, Penentuan agenda rutin agar ruang diskusi ini terus berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua MPKSDI PCM Kenjeran, M. Wasyib Tirtanang, menyampaikan harapan besarnya agar poin-poin yang telah disepakati tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas, melainkan benar-benar diimplementasikan secara nyata oleh seluruh kader.
“Kami berharap tiga nota kesepakatan tersebut bisa dilaksanakan dengan betul-betul oleh seluruh rekan-rekan” tutur Wasyib.
“Melalui kegiatan OKTAS ini, kita ingin menciptakan wadah yang konsisten untuk menampung aspirasi, gagasan inovatif. Serta ide pemikiran segar dari kader-kader hebat AMM Kenjeran demi kemajuan Muhammadiyah” pungkasnya di akhir acara.





0 Tanggapan
Empty Comments