Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PC Aisyiyah Sidayu Kampanyekan Green iduladha tanpa Plastik Sekali Pakai

Iklan Landscape Smamda
PC Aisyiyah Sidayu Kampanyekan Green iduladha tanpa Plastik Sekali Pakai
Ibu-ibu Pimpinan Cabang Aisyiyah Sidayu menyiapkan daging kurban yang akan dibagikan menggunakan thinwall bekas layak pakai dalam program Green Idul Adha di Masjid KH Ahmad Dahlan Sidayu, Rabu (27/5/2026).(Kurniasari Ramadhani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Aisyiyah Sidayu turut menyemarakkan kampanye Green iduladha dengan mengajak warga Aisyiyah dan masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat pembagian daging Kurban.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid KH Ahmad Dahlan Sidayu, Rabu (27/5/2026).

Green iduladha merupakan gerakan pelaksanaan ibadah Kurban yang peduli terhadap lingkungan, khususnya melalui pengurangan sampah plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah secara bijak.

Islam sendiri mengajarkan umatnya untuk menjaga bumi dan tidak membuat kerusakan di muka bumi sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-A’raf ayat 56:

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya.”

Ayat tersebut menjadi pengingat penting bagi umat manusia untuk lebih bijak dalam menjaga lingkungan hidup.

Program Green iduladha lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging Kurban.

Padahal, meski dinilai praktis dan efisien, sampah plastik memiliki dampak jangka panjang terhadap lingkungan karena sulit terurai.

Nur Fadhillah S.Ag menjelaskan bahwa gerakan ini menjadi langkah edukasi kepada masyarakat agar mulai beralih ke cara yang lebih ramah lingkungan.

“Selama ini pembagian daging kurban identik dengan penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam jumlah besar. Padahal sampah plastik sangat sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat mulai beralih ke cara yang lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Nur Fadhillah juga mengungkapkan bahwa salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memanfaatkan wadah thinwall bekas yang masih layak pakai sebagai tempat pembagian daging Kurban.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, penggunaan thinwall bekas menjadi alternatif yang mudah, murah, sekaligus edukatif bagi masyarakat.

“Melihat banyaknya thinwall di rumah-rumah ibu-ibu Aisyiyah, akhirnya kami menggunakannya sebagai salah satu alternatif yang mudah dan murah sebagai cara memberikan edukasi sedini mungkin tentang program Green Idul Adha ini,” tambahnya.

Melalui gerakan tersebut, warga ranting Aisyiyah bersama masyarakat diajak mengumpulkan thinwall bekas dari rumah masing-masing.

Wadah yang terkumpul kemudian disortir, dipilih yang masih layak pakai, lalu dibersihkan agar tetap higienis sebelum digunakan kembali.

Tidak hanya itu, wadah yang telah siap digunakan juga diberi label stiker Green iduladha sebagai media dakwah dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Program Green iduladha yang digagas PC Aisyiyah Sidayu mendapat sambutan positif dari warga ranting maupun masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, program ini disambut positif dari warga ranting dan masyarakat umumnya. Harapan kami juga kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, dimulai dari langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nur Fadhillah.

Melalui gerakan tersebut, PC Aisyiyah Sidayu berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh seiring pelaksanaan ibadah Kurban yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 28/05/2026 20:19
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu