Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengawas Kacabdin Tinjau PSAT Susulan di SMA Muhammadiyah Genteng

Iklan Landscape Smamda
Pengawas Kacabdin Tinjau PSAT Susulan di SMA Muhammadiyah Genteng
Pengawas Kacabdin Banyuwangi Tinjau PSAT 2026 SMA Muha Genteng (Abdul Mutholib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pelaksanaan ujian susulan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) 2026 di SMA Muhammadiyah (Muha) Genteng mendapat pemantauan langsung dari Pengawas Wali Jenjang SMA Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Banyuwangi, Trin Utami Mahera, S.Sos., Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelaksanaan ujian berbasis komputer yang diikuti sejumlah siswa yang sebelumnya berhalangan mengikuti PSAT reguler karena sakit.

Trin Utami tiba di SMA Muha Genteng sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut oleh Kepala SMA Muha Genteng, Ani Sudarmi, M.Pd. Kehadiran Trin Utami di sekolah tersebut merupakan penugasan dari Kepala Kacabdin Wilayah Banyuwangi untuk menggantikan pengawas sebelumnya, Ahmad Nurhuda, yang sedang menunaikan ibadah haji.

PSAT merupakan rangkaian penilaian semester genap yang menjadi bagian dari proses evaluasi pembelajaran sekaligus persiapan kenaikan kelas bagi peserta didik kelas X dan XI. Pelaksanaan PSAT reguler telah berakhir pada Jumat (12/6/2026) setelah berlangsung selama sepuluh hari.

Meski demikian, beberapa siswa belum dapat mengikuti ujian sesuai jadwal karena kondisi kesehatan. Oleh karena itu, sekolah menyelenggarakan ujian susulan agar seluruh peserta didik tetap memperoleh kesempatan mengikuti penilaian secara lengkap.

Meninjau Pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer

Dalam kunjungannya, Trin Utami didampingi Ketua Panitia PSAT, Adhe Yoga Rivaldi, S.Sos. Ia meninjau langsung ruang ujian susulan dan mengamati pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer yang digunakan sekolah.

Di sela-sela pemantauan, Trin Utami juga berdiskusi dengan panitia mengenai pelaksanaan ujian berbasis komputer, termasuk berbagai kelebihan dan tantangan yang dihadapi selama penyelenggaraannya.

Adhe Yoga menjelaskan bahwa pada tahun ini sekolah menggunakan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dinilai lebih efisien dibandingkan ujian berbasis kertas.

“Untuk tahun ini panitia ujian menggunakan sistem jaringan yaitu ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Dari segi positifnya adalah efisien waktu dan anggaran. Kalau ujian tulis berbasis kertas, butuh biaya pengadaan soal dan cukup banyak memakan anggaran serta waktu mengeset soal. Selain itu, cukup efektif karena di akhir ujian nilai para siswa langsung muncul dan telah dikoreksi oleh sistem. Bapak ibu guru tidak perlu mengoreksi hingga dua sampai tiga hari,” jelas Adhe Yoga.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian berbasis komputer tetap memiliki sejumlah tantangan, terutama yang berkaitan dengan kualitas jaringan internet dan kapasitas server.

“Sedangkan segi negatifnya jika jaringan wifi tidak kuat atau server tidak memenuhi standar sehingga sinyal menjadi lambat, pekerjaan menjadi terganggu. Namun alhamdulillah jauh-jauh hari sekolah bersama tim IT sekolah sudah mengantisipasinya sehingga selama ujian tidak ada kendala yang berarti,” tambahnya.

Lanjutkan Monitoring ke Sekolah Lain

Setelah meninjau pelaksanaan ujian susulan, Trin Utami kembali ke ruang kepala sekolah untuk melakukan pemeriksaan administrasi sekaligus penandatanganan sejumlah dokumen terkait PSAT.

Sekitar tiga puluh menit kemudian, ia melanjutkan agenda monitoring dan evaluasi ke sekolah lain yang berada dalam wilayah pengawasannya.

Kegiatan pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Kacabdin Wilayah Banyuwangi untuk memastikan seluruh rangkaian PSAT, termasuk ujian susulan, berjalan sesuai prosedur dan memberikan layanan penilaian yang setara bagi seluruh peserta didik.

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 16/06/2026 06:58
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu