Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangkembang yang berada di lingkungan Perumahan Podang Indah, Desa Karangkembang, terus menunjukkan dinamika gerakan meskipun jumlah anggotanya relatif sedikit dan berada di lingkungan minoritas.
Berkat keistikamahan Ketua PRM Karangkembang, H. Mustofa Efendi, berbagai kegiatan persyarikatan tetap berjalan dengan baik.
“Anggota Muhammadiyah di Desa Karangkembang jumlahnya tidak banyak dan tersebar di beberapa lokasi. Meski demikian, pihaknya terus berupaya menghimpun warga Muhammadiyah melalui berbagai kegiatan yang dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Mustofa Efendi, Rabu (3/6/2026). .
Menurutnya, PRM Karangkembang berdiri pada tahun 2010 dan kini telah memasuki usia 16 tahun. Salah satu kegiatan unggulan yang dimiliki adalah Pengajian Subuh Bersama Keluarga (Surga) yang dilaksanakan setiap hari Ahad. Kegiatan tersebut dihadiri jamaah Musala Asshofa beserta anggota keluarga, termasuk anak-anak.
Pengajian ini diasuh oleh Dr. Muhammad Arif, yang pernah menjadi dosen di Malaysia dan saat ini tinggal di Desa Pucakwangi, bertetangga dengan Desa Karangkembang. Materi yang dikaji adalah Kitab Riyadhus Shalihin.
“Selain itu, terdapat kajian Kitab Hadis Arba’in yang diasuh oleh Ustaz Moh. Helman Sueb, pembina Pesantren Muhammadiyah Babat,” jelas Mustofa yang juga guru Bahasa Indonesia SMA Muhammadiyah 1 Babat.
Mustofa mengaku ingin memajukan ranting Muhammadiyah bersama-sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Karangkembang. Untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa strategi yang dilakukan.
Pertama, menjaga sinergi dan kekompakan seluruh pengurus serta anggota dalam melaksanakan program-program yang telah direncanakan.
Kedua, setiap rencana kegiatan, baik yang dilaksanakan di lingkungan ranting maupun kegiatan di luar ranting, selalu dimusyawarahkan terlebih dahulu sehingga terbentuk pembagian tugas yang jelas.
Ketiga, mengambil inspirasi dari kegiatan PRM lain, seperti pengajian Jumat Wage dan Jumat Kliwon yang merupakan program Majelis Tabligh dan Tajdid PCM Babat.
“Melalui laporan kegiatan dari berbagai ranting tersebut, muncul berbagai ide baru yang kemudian disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan PRM Karangkembang,” papar Mustofa.
Selain dua pengajian rutin tersebut, terang dia, PRM Karangkembang juga memiliki sejumlah kegiatan lainnya.
Pertama, pelaksanaan ibadah kurban secara rutin. Pada Iduladha tahun ini, PRM Karangkembang berhasil menyembelih dua ekor sapi. Kegiatan tersebut diawali dengan pendataan calon pekurban sejak jauh hari.
Kedua, menjalin kerja sama dengan PRA Karangkembang dalam penyelenggaraan Posyandu yang didukung oleh Rumah Sakit Muhammadiyah Babat. Selain itu, bersama PRA Karangkembang juga dirintis Majelis Ekonomi dengan kegiatan penjualan telur kepada anggota, simpatisan, dan masyarakat sekitar.
Ketiga, mengadakan buka puasa bersama setiap hari Senin dan Kamis. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2020 dan hingga kini telah menjadi tradisi yang terus dipertahankan.
Iriana, salah seorang anggota, mengaku senang mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh PRM Karangkembang. “Saya selalu bersemangat mengikuti kajian, salat berjamaah, maupun kegiatan buka bersama bersama anggota lainnya,” katanya.
Di akhir perbincangan, Mustofa berharap kegiatan-kegiatan yang telah berjalan dapat terus berkembang dan melahirkan berbagai inovasi baru yang semakin memperkuat eksistensi PRM Karangkembang di tengah masyarakat.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments