Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lenteng Agung membuka Taman Baca Al-Qur’an gratis bagi anak-anak di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Program yang berlokasi di Jalan Lenteng Agung Raya, Gang 100 No. 92 tersebut mulai berjalan efektif pada awal September 2026.
Program ini menjadi salah satu kegiatan awal PRM Lenteng Agung yang ditujukan kepada masyarakat di sekitar ranting. Taman baca tersebut menyediakan ruang belajar Al-Qur’an tanpa iuran bulanan sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan pada waktu sore.
Program digagas oleh akademisi sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Prof. Dr. Zulpahmi, S.E., M.Si. Menurutnya, taman baca tersebut dihadirkan untuk mendekatkan kegiatan belajar Al-Qur’an dengan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar Al-Qur’an yang dekat dengan masyarakat. Anak-anak dapat mengisi waktu sore dengan kegiatan positif tanpa har
us mengkhawatirkan iuran bulanan,” ujar Zulpahmi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan dakwah PRM Lenteng Agung di tengah masyarakat perkotaan. Sejumlah aktivis muda Muhammadiyah turut terlibat dalam proses pengembangan ranting, di antaranya mantan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, serta perwakilan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA).
Penguatan Dakwah Ranting
Dalam proses pengembangan PRM Lenteng Agung, sejumlah tokoh Muhammadiyah turut memberikan dukungan. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Selatan Edi Sukardi dan Wakil Ketua PDM Jakarta Selatan yang membidangi pengembangan cabang dan ranting, Muhammad Iqbal, termasuk pihak yang mengikuti perkembangan ranting tersebut.
Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Bandung Zamah Sari juga turut memantau perkembangan PRM Lenteng Agung. Dukungan tersebut menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi sekaligus pengembangan kegiatan yang dapat menjangkau masyarakat sekitar.

Selain pengembangan program pendidikan Al-Qur’an, PRM Lenteng Agung juga mendapat masukan untuk mengembangkan dakwah kultural. Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia, Naswardi, yang menghadiri inisiasi awal pendirian ranting, mendorong pengembangan dakwah melalui film dan seni sebagai salah satu pendekatan kepada masyarakat perkotaan.
Ke depan, PRM Lenteng Agung juga merencanakan pengembangan sarana keumatan, termasuk sekolah dan masjid. Namun, program Taman Baca Al-Qur’an menjadi salah satu kegiatan yang diprioritaskan untuk dijalankan terlebih dahulu.
Terbuka bagi Masyarakat
Taman Baca Al-Qur’an tersebut berlangsung setiap Selasa, Rabu, dan Kamis pukul 16.00–17.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Lenteng Agung Raya, Gang 100 No. 92, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tepat di depan Mie Ayam Bakso Kembar.
Program ini terbuka bagi anak-anak maupun anggota keluarga dari masyarakat umum yang ingin belajar dan memperdalam bacaan Al-Qur’an. Tanpa iuran bulanan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mudah dijangkau masyarakat di sekitar Lenteng Agung.
Bagi PRM Lenteng Agung, pembukaan taman baca menjadi langkah awal dalam membangun kegiatan ranting yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan dakwah yang dilakukan melalui kegiatan pendidikan keagamaan di lingkungan sekitar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments