Lantunan talbiah menggema di Alun-Alun Situbondo sejak pukul 06.00 WIB, Rabu (10/6/2026). Satu per satu rombongan anak-anak berpakaian serba putih memasuki area kegiatan didampingi orang tua mereka. Anak laki-laki mengenakan pakaian ihram, sementara peserta lainnya memakai busana muslim lengkap dengan identitas peserta dan syal berwarna-warni. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Situbondo untuk mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik yang diselenggarakan dalam rangka Milad ke-109 Aisyiyah.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kabupaten Situbondo dengan melibatkan 27 lembaga PAUD Aisyiyah. Sekitar 1.000 anak dan 1.000 orang tua turut berpartisipasi dalam kegiatan yang juga mendapat dukungan dari anggota ranting, cabang, dan daerah Aisyiyah se-Kabupaten Situbondo.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Majelis PAUD Dasmen, Majelis Tabligh Kabupaten Situbondo, Wakil Bupati Situbondo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya, serta sejumlah organisasi profesi mitra IGABA seperti Himpaudi, IGTKI, dan IGRA.
Wakil Bupati Situbondo yang akrab disapa Mbak Ulfi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan manasik haji cilik dapat mendukung penanaman karakter dan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
“Atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara yang mendukung penanaman karakter dan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini, berharap hal ini bisa terus dilakukan oleh Aisyiyah sebagai penyelenggara lembaga pendidikan yang ada di Situbondo,” ujarnya saat menyapa peserta di tengah lapangan.
PD IGABA Situbondo menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji cilik merupakan salah satu ikhtiar dalam menanamkan pendidikan akhlak dan ibadah kepada anak sejak usia dini. Melalui simulasi pelaksanaan ibadah haji, peserta diperkenalkan pada rukun Islam kelima dengan metode yang disesuaikan dengan karakteristik anak-anak.
Selain mengenalkan tata cara ibadah haji, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya sejak dini. Anak-anak juga diajak membiasakan diri dengan nilai-nilai kedisiplinan, kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama melalui praktik ihram, wukuf, sa’i, hingga lempar jumrah.

Kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Selama pelaksanaan manasik, para orang tua mendampingi anak secara langsung sehingga tercipta interaksi yang mendukung proses pendidikan keluarga.
Menurut panitia, kegiatan tersebut sejalan dengan konsep Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif yang mencakup berbagai aspek perkembangan anak, khususnya aspek moral dan agama, sosial emosional, serta pengasuhan. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antar-PAUD Aisyiyah se-Kabupaten Situbondo sekaligus berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
PD IGABA Situbondo berharap kegiatan manasik haji cilik tidak hanya membuat anak memahami tahapan ibadah haji, tetapi juga membentuk karakter yang mandiri, religius, dan berakhlak mulia. Di sisi lain, orang tua diharapkan semakin menyadari pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
Melalui kegiatan ini, IGABA Situbondo juga mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah, Bunda PAUD Kabupaten Situbondo, serta instansi terkait agar layanan pendidikan anak usia dini di lingkungan Aisyiyah semakin berkualitas dan dapat menjangkau lebih banyak anak di Kabupaten Situbondo. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments