SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) menggelar kegiatan Parenting Education bagi wali siswa kelas I Tahun Ajaran 2026/2027 di Hall Lantai 4 SD Muhammadiyah Manyar, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan siswa baru sekaligus sarana memperkenalkan program pendidikan dan pola pendampingan yang akan diterapkan selama proses pembelajaran.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SDMM menerima 120 siswa baru yang terbagi ke dalam satu kelas International Class Program (ICP) dan tiga kelas bilingual. Kegiatan parenting mengangkat tema “Satu Atap, Ragam Bakat – Bergandeng Tangan Mengantarkan Generasi Berkarakter Global dan Inklusif”.
Sebelum acara inti dimulai, peserta disuguhi sejumlah penampilan siswa. Ananda Sakhi, Bryan, dan Zizi membawakan lagu Milad ke-22 SD Muhammadiyah Manyar berjudul Gempita 22. Selanjutnya, siswa ekstrakurikuler Bina Vokal kelas kecil menyanyikan Mars SD Muhammadiyah Manyar.
Acara juga diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa kelas VI, penampilan tari Angsa Putih, serta pertunjukan Choral Speaking yang dibawakan siswa-siswi SDMM. Melalui penampilan tersebut, siswa menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris yang telah dipelajari di sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Manyar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi awal kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak.
“Hari ini menjadi langkah awal kita untuk memulai sebuah kemitraan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, begitu pula bukan semata-mata tugas keluarga. Anak-anak akan tumbuh dan berkembang secara optimal ketika rumah dan sekolah berjalan seiring, saling mendukung, saling menguatkan, dan memiliki tujuan yang sama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap anak memiliki potensi, minat, dan gaya belajar yang berbeda sehingga membutuhkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah memperkenalkan guru kelas dan guru pendamping kelas I. Para guru memperkenalkan diri melalui pantun dan mengajak siswa bernyanyi bersama untuk menciptakan suasana yang lebih akrab.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PRM PPI, Ir. Hon Jaelani, dalam sambutannya menjelaskan sejumlah program yang dijalankan sekolah. Di antaranya adalah Student Laboratory Conference (SLC), yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempresentasikan hasil proyek di hadapan orang tua, serta program Reading Log yang bertujuan membangun budaya literasi melalui kegiatan membaca terstruktur di perpustakaan.
Materi Parenting Education disampaikan oleh Normalia, S.Psi., M.Psi., psikolog dari Biro Psikologi Normalia Sage Surabaya dan Special Education Need Adib Center Kediri. Sebelum pemaparan materi, para wali siswa diminta mengisi 14 pertanyaan melalui Google Form yang berkaitan dengan pola pengasuhan anak.
Dalam materinya, Normalia membahas pentingnya membangun global mindset, budaya literasi, serta sikap inklusif sejak dini. Orang tua juga diajak memahami pentingnya mengenalkan anak pada lingkungan yang beragam serta menghargai perbedaan latar belakang, agama, maupun kemampuan individu.
Selain itu, ia menjelaskan tiga aspek utama yang perlu dipersiapkan saat anak memasuki jenjang sekolah dasar, yaitu kemandirian, keterampilan sosial dan emosional, serta kesiapan belajar. Menurutnya, ketiga aspek tersebut penting agar anak mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Sebagai penutup, para wali siswa menuju kelas masing-masing untuk mengambil perlengkapan belajar putra-putrinya, mulai dari seragam sekolah hingga buku paket penunjang pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan awal siswa baru sebelum memasuki tahun ajaran 2026/2027. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments